Dukung Tenaga Kerja di KIPI, Rektor UBT Tarakan : Harus dan Wajib Berkontribusi

benuanta.co.id, TARAKAN – Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) di Bulungan ke depan bakal menjadi salah satu primadona bagi ekonomi di Kalimantan Utara (Kaltara).

Nantinya pula, KIPI akan menjadi lapangan pekerja yang luas bagi Sumber Daya Manusia (SDM) di Kaltara. Menyikapi hal ini, Rektor Universitas Borneo Tarakan (UBT), Prof Dr. Adri Paton, M.Si., mengatakan bahwa putra putri lulusan UBT siap untuk dikirim ke daerah Bulungan dalam hal SDM.

“Nanti kan di KIPI banyak pekerja, tentunya dalam pekerjaan ada anak, ada istri ada suami nanti lulusan perawat UBT bisa dikirim ke Puskesmas yang ada di sana (KIPI) sehingga tidak ada kekurangan,” katanya, Minggu (27/2/2022).

Baca Juga :  Tersangka Korupsi Aplikasi ASITA Masuk DPO, Kejati Kaltara Masih Lacak Keberadaan MI

Sementara itu untuk menopang tenaga kerja, pihaknya mengaku siap menerjunkan perwakilan mahasiswa dan mahasiswinya.

“UBT saat ini tengah melakukan Kampus Merdeka dan Merdeka Kampus yang arahan dari Mas Menteri saya rasa tidak ada masalah, karena mahasiswa kita walaupun dia jurusan Teknik dia tetap bisa belajar di Pertanian begitupun sebaliknya,” terangnya.

Baca Juga :  Jelang Imlek dan Ramadan 2026, Cuaca Tarakan Diprakirakan Didominasi Hujan

Hal ini juga didukung setelah dirinya melakukan pengamatan ternyata banyak lulusan jurusan tertentu justru bekerja pada dunia kerja yang berbeda.

“Seperti Teknik banyak terjun di perbankan, banyak juga yang seperti itu. Jadi menurut saya peran serta daripada UBT itu sangat besar, termasuk perguruan tinggi yang lain juga,” tukasnya.

“UBT harus dan wajib berkontribusi untuk menyiapkan tenaga kerja yang siap pakai dalam menghadapi era pembangunan di Kaltara,” sambungnya.

Baca Juga :  Kemenag Tarakan Tetapkan Zakat Fitrah Ramadan 1447 H, Ini Besarannya

Ia melanjutkan bahwa dalam program Merdeka Belajar juga didukung dengan MoU antara perusahaan dengan perguruan tinggi. Saat ini UBT telah melakukan beberapa kerjasama dengan perusahaan di Kaltara.

“Nanti ketika mereka (mahasiswa) selesai, bisa diterima di perusahaan itu atau perusahaan lain. Pada saat magang atau praktik pun perusahaan akan melihat kinerja dari mahasiswa tersebut, itu juga jadi pertimbangan untuk perekrutan tenaga kerja,” pungkasnya. (*)

Reporter : Endah Agustina

Editor : Nicky Saputra 

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *