benuanta.co.id, NUNUKAN – Secara statistik sumbangsih sektor pertanian terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sampai saat ini masih relatif kecil di Kabupaten Nunukan.
Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid, SE, MM, Ph.D, mengatakan sektor pertanian harus menjadi masa depan perekonomian masyarakat di Kabupaten Nunukan, karena itu kebutuhan sehari-hari seperti halnya beras maka perlu dilakukan peningkatan penanaman padi. Apalagi Nunukan sebagai salah satu penyanggah pangan Ibu Kota Negera (IKN).
Memang saat ini pertambangan yang memberikan kontribusi paling besar terhadap PDB, namun sektor itu tidak bisa terlalu diandalkan.
“Dalam jangka waktu tertentu akan habis, tapi kalau sektor pertanian ini memiliki nafas yang lebih panjang,” kata Laura, Jumat (22/2/2022).
Sedangkan luas lahan pertanian kurang lebih 25 persen dari total wilayah Kabupaten Nunukan. Melihat hal itu potensi sektor pertanian di masyarakat sangat lah cukup menjanjikan dan bisa menjadi penggerak perekonomian masyarakat.
Apalagi, jika pengelolaanya ditunjang dengan distribusi pupuk bersubsidi yang merata di kalangan petani.
“Besar harapan saya dengan adanya pupuk bersubsidi dan rembug paripurna Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan ( KTNA), segala persoalan yang muncul dalam distribusi pupuk bersubsidi selama ini dapat teratasi dengan baik agar keberadaan pupuk bersubsidi benar – benar dirasakan manfaatnya oleh para petani,” pungkasnya. (*)
Reporter: Darmawan
Editor: Ramli







