benuanta.co.id, TARAKAN – Demonstrasi yang dilakukan oleh sekelompok organisasi mahasiswa yang menuntut akan refleksi 2, 5 tahun kinerja Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tarakan semakin memanas hingga pukul 13.00 Wita, Kamis, 24 Februari 2022.
Berdasarkan pantauan tim benuanta.co.id di lapangan, aksi mahasiswa ini telah berlangsung kurang lebih 3 jam lamanya, yang juga menyebabkan selain pemblokadean jalan juga gesekan antara petugas dengan massa aksi.
Aksi demonstrasi terpantau makin panas sehingga terjadi gesekan antara mahasiswa dengan petugas polisi Sabhara dan Brimob.

“Gerakan kita adalah satu komando, untuk perintah hanya dari korlap, teman-teman merangkul semua kita semua siap,” ujar Korlap aksi demonstrasi.
Berdasarkan pantauan, petugas yang terdiri dari Brimob dan juga Shabara terpantau menggunakan tameng sebagai sarana pendukung mereka.
Tidak main-main petugas keamanan juga terpantau mulai mengerahkan 1 truk watercanon.
“Karena anda sudah memaksa masuk ke depan, padahal anggota sudah menyampaikan. Anda tidak mendengar maka kami akan dorong ke depan,” ujar salah satu anggota kepolisian.
Ikuti terus berita selengkapnya di benuanta.co.id. (*)
Reporter: Endah Agustina
Editor: Ramli







