benuanta.co.id, TARAKAN – Beberapa hari terakhir masyarakat Kota Tarakan kerap menerima informasi kejadian laka lantas. Bahkan, laka dapat terjadi dua hingga tiga kali dalam sehari.
Saat dikonfirmasi, Kasat Lantas Polres Tarakan, AKP Rully Zuldh Fermana melalui Kanit Laka, IPDA Ghazy Prima Daffa menerangkan selama bulan Januari hingga Februari 2022 terdapat 19 Laporan Polisi (LP).
“Itu belum termasuk laka yang diselesaikan secara damai ya, ada 19 yang itu bentuk laporan resmi,” ujarnya, Jumat (18/2/2022).
Ghazy menerangkan untuk laka yang diselesaikan secara damai biasanya hanya mengalami kerugian secara materil dan penabrak sudah siap mengganti rugi.
Sementara itu, untuk penyebab laka lantas dikarenakan kurangnya konsentrasi pengemudi seperti mengantuk dan dalam pengaruh alkohol.
“Tapi kebanyakan memang kurang konsentrasi ya dari beberapa laka memang begitu, dan kebanyakan juga laka tunggal,” tuturnya.
Adapun daerah yang saat ini menjadi warning untuk laka lantas ialah daerah yang memiliki intensitas kepadatan kendaraan yang cukup tinggi.
“Kawasan rawan sementara arah ke Pantai Amal, kemudian di Simpang Ladang, Simpang Gitajalatama, di Jalan Lapangan juga rawan,” tuturnya.
“Di Lapangan itu tidak rawan dan bulan terakhir jarang ditemukan tapi sekali kejadian lumayan memakan korban, kejadian dua terakhir juga sama menabrak median jalan,” pungkasnya. (*)
Reporter: Endah Agustina
Editor: Matthew Gregori Nusa







