benuanta.co.id, BULUNGAN – Pelabuhan feri yang menghubungkan Kabupaten Tana Tidung (KTT) dengan Kota Tarakan akan dibangunkan pelabuhan. Jika saat ini pelabuhan berada di Sebawang (KTT) direncanakan akan dipindahkan dan dibangun di Bebatu.
“Kita sudah disiapkan lahan di Bebatu, nanti pelabuhan feri ini di Bebatu,” ucap Kepala Dinas Perhubungan Kaltara Ahmad Hairani kepada benuanta.co.id, Senin 14 Februari 2022.
Kata dia, Pemkab Tana Tidung saat ini tengah melakukan proses administrasi hibah lahannya. Konsep pelabuhan ini sendiri menurutnya kompleks, selain ada pelabuhan penumpang juga ada pelabuhan barang.
“Nanti pengurusannya berada di pusat diolah oleh BPTD karena penyeberangan antar wilayah,” jelasnya.
Ahmad Hairani menyebutkan lahan yang disiapkan seluas 5 hektare, namun hanya 3 hektare saja yang dihibahkan. Sementara 2 hektare lagi akan digunakan sebagai pembangunan fasilitas Pemkab Tana Tidung.
“Dari suratnya hanya 3 hektare saja yang dihibahkan. Jadi, ini terpadu ada pelabuhan speedboat, di sampingnya pelabuhan feri dan di sebelahnya pelabuhan barang,” sebutnya.
Mantan Kepala Dinas Pariwisata Kaltara ini menambahkan, jika prosesnya itu hibah dari masyarakat lalu masuk dalam status Kawasan Budidaya Kehutanan (KBK). Setelah KBK kini menuju ke proses Areal Penggunaan Lain (APL).
“Kalau target pembangunan itu tergantung anggaran, bukan dari kita tapi lewat APBN. Tapi usulan itu kita yang lakukan, kalau target mereka itu ditahun 2023,” pungkasnya. (*)
Reporter: Heri Muliadi
Editor: Ramli







