benuanta.co.id, BULUNGAN – Pada tahun ini, Pemerintah Kabupaten Bulungan mendapatkan kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) cukup besar, sekitar Rp 219 miliar. DAK itupun dikhususkan untuk melakukan pembangunan infrastruktur.
Salah satunya pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bulungan bakal melaksanakan pembangunan Rumah Sakit Pratama yang terletak di Kecamatan Bunyu. Kepala Dinas Kesehatan Bulungan Imam Sujono prosesnya saat ini tengah dilaksanakan pelelangan.
“Beberapa hari ini telah dilakukan lelang dan beberapa hari kedepan sudah ada penetapannya. Harapan saya kalau tidak diulang lagi, jadi tanggal 22 hingga 24 Februari sudah dilaksanakan groundbreaking,” ucap Imam Sujono kepada benuanta.co.id, Kamis 10 Februari 2022.
Sehingga di awal bulan Maret 2022 telah dilakukan pengerjaan fisik sehingga di Desember 2022 telah selesai dikerjakan. Kata dia, anggaran yang dikucurkan dalam pembangunan rumah sakit ini mencapai puluhan miliar rupiah.
“Secara keseluruhan nilainya ada Rp 80 miliar lebih. Ini berupa paket yang berisikan alat kesehatan dan fisik bangunan. Dananya full dari APBN,” sebutnya.
Dia mengatakan jika urgensi pembangunan RS Pratama ini lantaran Pulau Bunyu merupakan daerah kepulauan. Selama inipun untuk kasus rujukan di Bunyu cukup tinggi untuk Kabupaten Bulungan.
“Dengan adanya Rumah Sakit Pratama maka masyarakat tidak perlu di rujuk ke Tarakan. Makanya dengan adanya RS Pratama kita siapkan SDM berupa dokter spesialis, sehingga ini juga mengurangi sistem rujukan,” jelasnya.
Imam menambahkan untuk Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), hanya Bulungan yang belum mempunyai Rumah Sakit Pratama sedangkan daerah lain telah ada.
“Jadi, Rumah Sakit Pratama ini merupakan pertama berdiri di Bulungan,” pungkasnya. (*)
Reporter: Heri Muliadi
Editor: Ramli







