Syarwani Ingin Bulungan Jadi Sentra Komoditas Hortikultura 

benuanta.co.id, BULUNGAN – Pemerintah Kabupaten Bulungan tahun ini bakal memberikan bantuan berupa bibit buah kepada desa. Setidaknya ada 14 desa yang telah mendapatkan bantuan ini.

Bupati Bulungan Syarwani mengatakan Dinas Pertanian Bulungan, melalui program Kementerian Pertanian tahun ini mendapatkan bantuan dan telah masuk dalam Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) program Kampung Buah sesuai dengan kriteria, norma dan syarat yang telah dipenuhi.

“Upaya menggenjot hasil produksi tanaman buah hingga dapat mendongkrak perekonomian masyarakat. Tahun ini Kabupaten Bulungan mendapatkan bantuan usulan CPCL program Kampung Buah atau Hortikultura,” ucap Syarwani kepada benuanta.co.id, Senin (31/1/2022) kemarin.

14 desa yang mendapatkan bantuan program Kampung Buah ini di antaranya Desa Mara Hilir Kecamatan Tanjung Palas Barat, Desa Apung dan Sepunggur Kecamatan Tanjung Selor. Kemudian Desa Binai dan Wonomulyo Kecamatan Tanjung Palas Timur, Desa Tanjung Buka, Salimbatu dan Silva Rahayu Kecamatan Tanjung Palas Tengah.

Baca Juga :  Imlek 2577 Masuki Tahun Kuda Api, Simbol Kerja Keras dan Keberanian

Lalu untuk Desa Pimping, Kelubir, Ruhui Rahayu dan Panca Agung Kecamatan Tanjung Palas Utara. Di Kecamatan Tanjung Palas berada di Desa Pejalin dan Desa Bunyu Barat Kecamatan Bunyu.

“Program Kampung Buah ini akan menyasar ke 14 desa di Kabupaten Bulungan. Yang akan disalurkan kepada masing-masing kelompok tani yang ada di desa tersebut. Diharapkan bantuan yang diterima oleh kelompok tani ini, harus benar-benar tepat sasaran. Sehingga bantuan yang diberikan oleh pemerintah tidak sia-sia,” tuturnya.

Baca Juga :  Wisata Gunung Putih Seriang Kembali Diseriusi, Pemkab Bulungan Siapkan Revitalisasi

Mantan Ketua DPRD Bulungan ini menjelaskan kelompok tani yang ada di desa ini diberikan bibit unggul. Masing-masing kelompok akan mendapatkan bantuan bibit untuk lahan seluas 5-10 hektar.

Kata dia, ada 4 jenis bibit buah yang akan disalurkan, yakni bibit nanas ada 50 hektar yang akan dibagi 5 hektar setiap desanya. Lalu ada durian untuk 20 hektar, tiap desanya 10 hektare, jeruk 20 hektar di tiap desa itu 10 hektare dan pisang 20 hektar tiap desa 10 hektarnya.

“Saya minta kepada dinas terkait untuk melakukan pemetaan dan bimbingan di kawasan-kawasan itu dan kegiatan kelompok tani atau kegiatan masyarakatnya,” paparnya.

Baca Juga :  Akses Air Bersih Kini Tersedia bagi Masyarakat Kelubir

Lebih lanjut, Syarwani menuturkan selama 3 tahun ke depan Pemkab Bulungan akan mengembangkan tanaman kakao seluas 1.000 hektar dan lada seluas 1.000 hektar. Dia merincikan setiap tahun ada progres, target tahun 2022 seluas 300 hektar yang dapat dikembangkan, di tahun 2023 seluas 300 hektar dan tahun 2024 seluas 400 hektar.

“Dengan adanya program ini, saya berharap Bulungan dapat menciptakan sentra unggul pada komoditas hortikultura ke depannya. Minimal untuk kebutuhan domestik, demikian juga pola pikir masyarakat harus dapat diubah dalam kegiatan-kegiatan pertanian maupun juga didalam pemerintahan,” tutupnya. (*) 

Reporter: Heri Muliadi

Editor : Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *