Cap Go Meh Masuk Agenda Tahunan Dinas Pariwisata Kaltara

benuanta.co.id, BULUNGAN – Perayaan Tahun Baru Imlek di Kabupaten Bulungan bakal sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Dilakukan secara sederhana, namun dalam perayaannya tahun ini komunitas warga Tionghoa Tanjung Selor telah menyiapkan beberapa agenda.

Ketua Panitia Imlek Bulungan, Hendy Dermawan mengatakan sebelum pelaksanaan kegiatan pihaknya telah bersurat agar mendapatkan izin untuk melakukan kegiatan.

“Tahun ini ada rangkaian kegiatan yang kita laksanakan, tentu kita juga menunggu regulasi dari Satgas Covid-19 mudah-mudahan tanggal 3 Februari 2022 sudah keluar,” ungkap Hendy Dermawan kepada benuanta.co.id pada Selasa, 1 Februari 2022.

Hendy menjelaskan, selama 12 hari ke depan panitia telah menyiapkan beberapa agenda yang akan berjalan. Mulai tanggal 4 hingga 6 Februari 2022 dimulai dari kegiatan Barongsai. “Kami akan berkunjung ke rumah warga maupun instansi yang mengundang,” bebernya.

Baca Juga :  Imlek 2577 Masuki Tahun Kuda Api, Simbol Kerja Keras dan Keberanian

Kemudian pada 6 Februari 2022, pihaknya akan meaksanakan donor darah dan cek kesehatan gratis kepada masyarakat. Lalu tanggal 13 Februari 2022 akan dilaksanakan acara bakti sosial (Baksos) bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bulungan dan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPRKPP) Bulungan.

“Di tanggal 13 Februari itu kami bersama BPBD dan DPRKPP akan turun untuk memberikan bantuan,” ucapnya.

Baca Juga :  Gas LPG 3 Kg Dikeluhkan Sulit Didapat, Pertamina Patra Niaga Pastikan Stok Aman

Hendy Dermawan menuturkan, juga diwacanakan dari tanggal 12 hingga 15 Februari 2022, akan dibuka stand usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang berada di depan Klenteng Ta Pek Kong di Jalan Sudirman. “Selain membuka stand UMKM, kita juga buka pentas seni dan budaya,” jelasnya lagi.

Dia membeberkan di perayaan Imlek 2022 yang satu rangkai dengan acara Cap Go Meh. Ada beberapa agenda yang tidak masuk, yakni festival mobil hias lampion dimana tahun-tahun sebelumnya festival itu selalu ada.

“Tahun ini tidak ada mobil hias lampion yang ada stand UMKM dan seni Barongsai,” papar Hendy.

Baca Juga :  Wisata Gunung Putih Seriang Kembali Diseriusi, Pemkab Bulungan Siapkan Revitalisasi

Dia menambahkan, Festival Cap Go Meh tetap harus terlaksana, walaupun tidak diagendakan olehnya. Pasalnya Festival Cap Go meh masuk dalam calender of event Kaltara 2022 yang tercatat di agenda tahunan Dinas Pariwisata Provinsi Kaltara.

“Kami merasa bangga, karena Cap Go Meh itu masuk dalam kalender tahunan. Bahkan informasi yang saya terima, hanya 3 festival yang saat ini bersaing di Kementerian Pariwisata untuk mewakili Kaltara yaitu Musik Alam Fest, Iraw Tengkayu dan Cap Go Meh,” tutupnya. (*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Matthew Gregori Nusa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *