oleh

Subsidi Ongkos Angkut Penumpang Tujuan Nunukan-Long Bawan Diluncurkan

benuanta.co.id, NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan resmi meluncurkan kembali penerbangan perdana pesawat Susi Air rute Nunukan-Long Bawan pulang pergi (PP) melalui kegiatan Subsidi Ongkos Angkut (SOA) penumpang udara tahun 2022 di Kabupaten Nunukan.

Kabag Perekonomian dan SDA Kabupaten Nunukan Muhtar, SH, M.Si, mengatakan, berdasarkan surat perjanjian kontrak nomor 02/SP/PPK/SOA-UDARA/027/1/2022 tanggal 19 Januari 2022, pada pekerjaan Subsidi Ongkos Angkut Penumpang Udara rute Nunukan-Long Bawan (PP).

“Sesuai surat perintah mulai kerja tersebut pertanggal 21 Januan 2022, bahwa kegiatan SOA dilaksanakan selama 12 bulan dimulai pada tanggal 25 Januar sampai dengan bulan Desember 2022,” kata Muhtar, Kepada benuanta.co.id, Selasa (25/1/2022).

Baca Juga :  Pelaku Pelecehan Remaja Berusia 16 Tahun Diamankan Polisi, Korban Masih Depresi

Lanjut dia, volume penerbangan rute Nunukan-Long Bawan (PP) selama tahun 2022 sebanyak 350 flight yang terdiri 300 reguler ditambah 50 extra flight.

Kegiatan Pengendalian dan Distribusi Perekonomian pada Pekerjaan Subsidi Ongkos Angkut Penumpang Udara rute Nunukan-Long Bawan (PP) dilaksanakan PT. Asi Pudjiastuti Aviation dengan anggaran sebesar Rp. 5.587.714.825,00.

Lebih lanjut dikatakan Bupati, Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid SE MM,Ph.D, mengatakan Ini adalah upaya pemerintah daerah agar dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di daerah yang keterbatasan akses seperti Krayan dan Lumbis. Hal ini penting untuk dilakukan agar peran pemerintah dirasakan oleh masyarakat dan negara hadir di tengah-tengah segala keterbatasan tersebut.

Baca Juga :  Semangat Peserta OSN SMA Negeri 1 di Sembakung ke Sekolah Walaupun Banjir

Dengan harapan masyarakat dapat memanfaatkanya dengan sebaik-baiknya, ke depan pemerintah daerah akan terus berupaya agar daerah dengan keterbatasan akses transportasi dan komunikasi ini dapat diberikan stimulan melalui berbagai program.

“Sehingga kesenjangan harga dengan wilayah perkotaan dapat terus ditekan dan diperkecil,” jelasnya. (*)

Reporter: Darmawan

Editor: Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

five − 4 =