oleh

Zaman Berubah, Kepercayaan Masyakarat ke Dukun Beranak Tak Luntur 

Kekinian masyakarat masih meyakini dukun beranak memiliki kemampuan lebih untuk mengusir makhluk astral yang ingin mengganggu ibu hamil dan calon anak.

benuanta.co.id, NUNUKAN – Zaman modern seperti saat ini tak sedikit masyakarat memilih dukun beranak daripada bidan untuk membantu persalinan.

Hal ini turut dirasakan Daningtyas Rhina Pawitri, Amd, Keb, yang sudah 19 tahun mengabdikan diri sebagai bidan daerah perbatasan Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara).

Memulai karir sebagai bidan sejak tahun 2003 di daerah perbatasan Indonesia-Malaysia bukan hal yang mudah. Alumni Akbid Depkes Balikpapan angkatan pertama ini harus melakukan pendekatan kepada masyarakat dan dukun beranak.

Di era 2000-an, dukun beranak di Nunukan memang dianggap sebagai tokoh masyakarat yang lebih dekat dengan masyarakat. Maklum, kala itu belum ada satu pun bidan yang hadir untuk membantu warga yang ingin melakukan persalinan.

Tak perlu waktu yang lama, Rhina, sapaan akrabnya pun berinisiatif bermitra dengan dukun beranak untuk membantu setiap warga yang hendak melahirkan. Sekaligus memberikan edukasi menolong persalinan harus dilakukan dengan bersih dan aman.

“Kemitraan bidan dan dukun beranak ini sudah sangat berlangsung dengan baik sejak saya di Nunukan, sehingga tidak ada namanya bidan merasa dikucilkan keberadaannya oleh masyarakat,” kata Rhina, Kepada benuanta.co.id, Sabtu (22/1/2022).

Perlahan namun pasti, usaha Rhina membangun kepercayaan masyarakat terhadap keberadaan bidan menunjukkan hasil. Menurutnya, profesi bidan bukan hanya sekadar membantu persalinan semata. Lebih dari itu, bidan juga harus ekstra sabar nan bersahabat dengan ibu hamil yang akan melewati proses kehamilan, persalinan, nifas, hingga memiliki bayi dan balita.

“Kita juga harus ramah, senyum, cerdas dan kompeten itu basic menjadi bidan yang baik,” jelasnya.

Adakalanya juga bidan harus bertransformasi menjadi tokoh masyarakat yang mampu memberikan solusi terhadap masalah kesehatan di khalayak luas. Seperti menjadi sumber informasi kesehatan yang akurat bagi masyarakat.

“Ini penting juga kita sebagai seorang bidan juga harus berpenampilan menarik dan cantik, karena bisa menambah kepercayaan masyarakat terhadap bidan,” terangnya.

Kendati bidan telah mendapatkan kepercayaan masyakarat. Namun hingga saat ini kepercayaan masyakarat terhadap dukun beranak juga tak luntur sepenuhnya.

Seperti Siti Hajar, warga Sembakung mengakui masih menggunakan jasa dukun beranak. Siti meyakini dukun beranak memiliki kemampuan lebih untuk mengusir makhluk astral yang ingin mengganggu ibu hamil dan calon anak.

“Saya memiliki anak 10, semuanya saya gunakan dukun beranak atau membantu persalinan. Alhamdulillah semuanya lancar dan aman, karena dulunya belum ada bidan,” tandas Siti Hajar. (*)

Reporter : Darmawan

Editor : Yogi Wibawa

Klik Link Video di Bawah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

14 + 1 =