oleh

Seleksi JPT Terbuka Dimulai, Ini Syarat dan Jadwalnya

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) kembali membuka peluang kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki kemampuan dan kompetensi menjadi pejabat dalam Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, jabatan yang kosong mencapai 18 formasi.

Gubernur Kaltara, Drs. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum mengatakan Pemprov Kaltara kini membuka diri dan memberikan kesempatan kepada pejabat dari kabupaten dan kota se-Provinsi Kaltara yang mempunyai kompetensi dan komitmen untuk bergabung dan memperkuat jajaran Pemprov Kaltara.

“Kesempatan bagi pejabat dari 5 kabupaten kota serta calon dari provinsi lain untuk ikut berkompetisi dalam rekrutmen JPT,” ungkapnya kepada benuanta.co.id pada Rabu, 19 Januari 2022.

Zainal menyebutkan, pendaftaran mulai dibuka dari ini hingga Selasa, 24 Januari 2022. Pada hari ini Rabu, 19 Januari 2022 telah diumumkan pembukaan seleksi terbuka (Selter), tak hanya itu penerimaan berkas juga dimulai hari ini sampai 24 Januari 2022 mendatang.

Baca Juga :  Covid-19 di Provinsi Kaltara, Gubernur Katakan Zero Kasus

“Kemudian seleksi administrasi mulai tanggal 20 sampai 25 Januari 2022, lalu tanggal 26 Januari pengumuman hasil seleksi administrasi,” jelasnya.

Zainal menjelaskan, bagi para calon sangat penting menyampaikan makalah, itu dimulai pada 27 Januari 2022 berupa penulisan dan penyampaian makalah. Karena setiap peserta harus membuat 1 makalah dan akan diuji. Lalu di tanggal 28 hingga 29 Januari 2022 dilakukan assesment test.

“Pemaparan makalahnya di 31 Januari 2022. Tanggal 1 sampai 2 Februari 2022 penelusuran rekam jejak dan wawancara dari Pansel. Tanggal 4 Februari 2022 itu penetapan dan pengumuman hasil seleksi,” sebutnya.

Baca Juga :  Pemprov Kaltara Kembali Pertahankan Predikat Opini WTP

Setelah itu panitia pelaksana melakukan kegiatan penyampaian hasil penilaian kepada pejabat pembina kepegawaian pada tanggal 7 Februari 2022. Kemudian di tanggal 8 Februari 2022 penyampaian proses dan hasil seleksi kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Tanggal 11 Februari itu pengumuman penetapan PPK atas hasil seleksi berdasarkan rekomendasi dari KASN,” bebernya.

Mantan Wakapolda Kaltara ini menuturkan, setiap calon hanya berhak memilih satu formasi saja, tidak dibenarkan memilih lebih dari pada itu. Hal ini tentunya bertujuan supaya calon pejabat JPT Pratama hanya fokus pada satu jabatan saja.

Baca Juga :  Turnamen Esport ESI Kaltara Telah Usai, Simak Para Peraih Juaranya

“Satu peserta hanya memiliki satu jabatan, karena kalau banyak akan terpecah konsentrasinya. Sedangkan untuk banyak yang ikut dipersilakan, kalau satu jabatan sampai 5 orang itu tidak masalah,” paparnya.

Zainal begitu akrab disapa menambahkan untuk porsi ASN-nya baik asal Kaltara maupun dari luar tidak ditentukan. Jika ASN Kaltara mumpuni maka itulah yang dipakai, namun pihaknya akan melihat dari kompetensi dan kemampuan ASN tersebut.

“Kita juga prioritaskan ASN Kaltara yang banyak ambil bagian,” pungkasnya. (*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Matthew Gregori Nusa

Klik Link Video di Bawah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

2 × 5 =