oleh

Remaja Hebat adalah Kamu

Penulis: Ervina Karim

(Mahasiswi Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang)

REMAJA. Satu kata dengan berjuta makna. Katanya sih ya remaja itu, yang suka nonton film atau drakor oppa. Remaja itu, yang hang out bareng teman. Remaja itu, yang sering berantem sama kakak atau adeknya. Remaja itu, yang suka ngikutin tren dan mode baju terbaru. Dan masih banyak katanya-katanya yang menunjukkan apa sih identitas dari seorang remaja itu.

Menurut Wikipedia sendiri, remaja adalah waktu manusia berumur belasan tahun. Pada masa remaja, manusia tidak dapat disebut sudah dewasa tetapi tidak dapat pula disebut anak-anak. Nyatanya masa remaja adalah masa peralihan manusia dari anak-anak menuju dewasa. Seseorang di golongkan sebagai remaja jika orang tersebut sedang mengalami masa pubertasnya.

Masa remaja dimulai kira-kira pada umur 10-12 tahun dan berakhir pada umur 18-22 tahun. Masa remaja bermula pada perkembangan fisik yang cepat, seperti bertambahnya tinggi dan berat badan yang drastis, perubahan bentuk tubuh, dan perkembangan dalam hal seksual, seperti membesarnya buah dada, perkembangan pinggang, tumbuhnya kumis, dan memberatnya suara pada laki-laki.

Dengan cepatnya perkembangan fisik tersebut, seorang remaja harus mendapatkan didikan yang tepat dari orang tua maupun dari sekolah. Tanpa harus meninggalkan apa itu jati diri milenial dari dalam diri seorang remaja.
Adolensence. Remaja berasal dari kata latin tersebut. Artinya? Tumbuh. Lebih tepatnya, tumbuh menjadi dewasa. Lalu, pernah mendengar istilah bahwa masa remaja adalah saat-saat paling indah? Kenapa begitu, ya?

Albert Einstein pernah mengatakan bahwa tak ada seorang pun yang mengatakan masa muda atau remaja sebagai masa yang mudah. Lebih tepatnya, masa remaja ini, dikatakan sebagai masa paling penuh tekanan sekaligus penuh kegairahan. Sederhananya, masa remaja, adalah masa penentuan jati diri.

Warna-warninya, kamu, yang tentukan! Pernah gak mikir gini, apa aku gak akan menyesali masa remajaku suatu saat nanti? Untuk kamu, yang masih di tahap remaja detik ini, bersyukurlah. Bersenang-senang? Boleh! Sangat boleh! Itu malah kewajiban. Tapi ingat, bersenang-senanglah tanpa keluar dari zona positifmu. Masa SMA, adalah masa menanam. Di masa inilah, kamu, bisa menyadari siapa kamu yang sebenarnya. So, masa putih abu-abu cuma sekali seumur hidup. Ini masa emas.

Ini masa ketika kamu memutuskan, teraniaya sekarang karena belajar sungguh-sungguh atau, menyesal di kemudian hari karena menyia-nyiakan waktu dan kesempatan di saat ini. Di hari ini. Di detik ini. Jadi sampai sini, apa yang akan kamu lakukan sebagai remaja yang hebat? Hebat dalam menjaga diri dari pergaulan bebas, hebat untuk bermanfaat bagi sekitar, hebat menerapkan disiplin pada diri sendiri, hebat untuk terus berkarya dan pantang menyerah, hebat untuk terus merajut asa membahagiakan kedua orang tua, dan hebat lainnya yang menjadikan kamu lebih baik dari kamu yang kemarin.

Satu hal terpenting yang harus terus teringat dalam setiap benak para remaja. Apa itu? Masa remaja adalah masa emas. Otomatis para remaja sendiri adalah emas yang begitu berharga. Jadi, jagalah dirimu dan yakinkan di dalam dirimu sendiri, bahwa masa emasmu akan kamu isi dengan hal-hal yang tak akan kamu sesali di kemudian hari.

Akan kamu isi dengan sesuatu yang membuat mimpi-mimpimu terlambung bebas di langit biru kelak. Terwujud. Dan yang ada hanyalah tangis haru bahagia. Senyuman penuh syukur dari kedua bidadari tak bersayap yaitu orangtuamu, serta masa depan gemilang yang menyambutmu penuh suka cita. Sekarang, sudah siap untuk menjadi remaja hebat ‘kan?

Klik Link Video di Bawah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

16 − two =