oleh

Butuh Rp 30 Miliar, DPRD Dorong Peningkatan Beasiswa Kaltara Unggul

benuanta.co.id, TARAKAN – Penyaluran beasiswa Kaltara Unggul bagi pelajar dan mahasiswa asal Kaltara dianggap belum mencukupi kebutuhan di setiap institusi pendidikan.

Persoalan itu, menjadi perhatian serius DPRD Kaltara yang mendorong agar Pemprov Kaltara menaikkan anggaran beasiswa tersebut sebanyak puluhan miliar rupiah.

“Memang dengan anggaran Beasiswa Kaltara Unggul sebanyak Rp 15 miliar itu tidak cukup karena mahasiswa yang daftar beasiswa itu 7000 lebih dan juga waktunya mepet sudah di bulan Desember 2021 kemarin atau akhir tahun,” ujar Ketua Komisi IV DPRD Kaltara, Achmad Djufrie kepada benuanta.co.id pada Kamis, 13 Januari 2022.

Baca Juga :  Ketua TP PKK Rachmawati Resmikan Gedung PAUD Sulon Pelangi di Perbatasan

Hasil rapat Komisi IV DPRD Kaltara bersama Biro Kesra Setda Provinsi Kaltara dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menghasilkan beberapa rekomendasi peningkatan pelayanan.

Politikus Partai Gerindra itu sejatinya berharap Beasiswa Kaltara Unggul selanjutnya patut disokong kenaikan anggaran senilai Rp 30 Miliar.

“Kaltara itu 7 persen lebih masyarakat miskin, tentu anaknya ikut juga. Anak-anak kita yang sedang belajar di 185 sekolah di Kaltara, perlu kita perhatikan dan dukung pendidikannya,” tambah Achmad Djufrie.

Baca Juga :  BPS: Penduduk Miskin di Kaltara Relatif Menurun

Sementara itu, Kepala Disdikbud Provinsi Kaltara, Teguh Henry Sutanto menerangkan bahwa Beasiswa Kaltara Unggul mengucurkan Rp 3 Miliar untuk pelajar tingkat SD sampai dengan SMA/SMK.

Hal itu menurutnya belum menjangkau secara meluas kepada peserta didik. “Satu sekolah hanya 4 kuota siswa yang menerima beasiswa tersebut. Kita berharap agar ke depan jumlah beasiswa tersebut ditambah,” ungkap Teguh.

Teguh menjelaskan, sebaiknya ke depan beasiswa tersebut dapat menjangkau di setiap kelas yang terdapat di sekolah. “Misalkan di SMP itu kelas 7 ada beberapa kelas, nah di setiap kelas itu harus ada dan hal ini juga yang menjadi dorongan rekan-rekan DPRD Kaltara,” lanjutnya.

Baca Juga :  Potensi Sengketa Pemilu, Bawaslu Gandeng Parpol

Seperti diketahui, beasiswa ini di launching  pada Oktober 2021 lalu dan terdapat kuota peserta didik 2.984, ketika pendaftaran hanya terdapat 1.611.

Peserta didik keagamaan dengan kuota 628 siswa, ketika mendaftar 202 siswa. Mahasiswa dengan kuota 2.603, ketika mendaftar 7.445, dan mahasiswa khusus kuota 58 dan yang mendaftar 54 orang. (*)

Reporter: Kristianto Triwibowo

Editor: Matthew Gregori Nusa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *