oleh

Pemindahan Puspem, Polres KTT Diharapkan Bisa Segera Aktif 

benuanta.co.id, TANA TIDUNG – Kabupaten Tana Tidung (KTT) menjadi satu-satunya daerah di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) yang belum memiliki Kepolisian Resor (Polres).

Hal tersebut membuat pemerintah KTT berharap Polres KTT segera dapat beroperasi di tahun 2022.

Bupati KTT, Ibrahim Ali mengatakan saat ini pengaktifan Polres KTT harus diupayakan dapat aktif pada tahun 2022 ini.

“Tidak hanya pemindahan pusat pemerintah saja, tapi masyarakat tentunya sangat mengharapkan Polres. Agar peningkatan keamanan dan upaya penyelesaian hukum di KTT dapat ditingkatkan,” kata Ibrahim.

Baca Juga :  Gedung Bakal Dijadikan Galeri, Halte Damri KTT Pindah ke Lokasi Baru

Selain itu, dengan aktifnya Polres KTT pada tahun 2022, juga diharapkan dapat mendukung berjalannya program Pemkab saat ini seperti pembangunan Pusat Pemerintahan (Puspem).

Dimana hal itu nantinya sangat membutuhkan peran Polres KTT untuk mengamankan dan menyelesaikan persoalan hukum yang ada.

“Permasalahan hukum tentu tidak ada. Tapi untuk antisipasinya jika ada. Peran Polres sangat dibutuhkan saat itu, karena setiap daerah memang butuh kehadiran polres,” ujarnya.

Disisi lain, Kapolda Kalimantan Utara, Irjen Pol Bambang Kristiyono melalui Kepala Biro Perencanaan dan Anggaran (Karo Rena), Kombes Pol Juli Eko Prihartono mengatakan secara teknis Polda Kaltara telah mengusulkan pembentukan Polres Tana Tidung ke Mabes Polri dan hanya menunggu hasil dari keputusan Kemenpan-RB.

Baca Juga :  Kunker ke KKP, Bupati Sampaikan DBH dan BBI Desa

“Dari institusi Polrinya sebenarnya sudah selesai, tinggal dari putusan Kemenpan-RB saja yang kita tunggu,” kata Juli.

Juli juga menjelaskan, secara teknis jika nantinya izin pengaktifan Polres KTT sudah keluar maka  tahap selanjutnya ialah pengusulan fasilitas Mapolres. Dimana gedung yang telah dibangun oleh Pemkab KTT akan disempurnakan.

“Sudah ada bangunan yang disiapkan pemda untuk lokasi polres. Nanti kalau ada fasilitas yang kurang, kami akan ajukan lagi,” ujarnya lagi.

Baca Juga :  Agen dan Pemkab Kompak Siap Sanksi Pemain LPG ‘Nakal’ di KTT

“Kalau dari Kemenpan-RB, mungkin masih mempersiapkan perhitungan kebutuhan anggarannya. Karena semuanya akan menggunakan anggaran negara, mulai dari gaji personel kebutuhan personel dan lainnya. Tapi kita berharapnya tahun ini sudah bisa aktif,” tutupnya. (*) 

Reporter: Osarade

Editor: Matthew Gregori Nusa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *