benuanta.co.id, TARAKAN – Dua kabupaten di Kalimantan Utara (Kaltara) dilanda bencana banjir yang menggenangi pemukiman di Desa Long Berang, Kecamatan Mentarang Hulu, Kabupaten Malinau dan Kecamatan Lumbis hingga Sembakung, Kabupaten Nunukan.
Sigap melihat bencana ini, Pemerintah Provinsi Kaltara melakukan langkah cepat melakukan evakuasi hingga mengantisipasi kejadian-kejadian lanjutan.
Asisten 1 Provinsi Kaltara, Datu Iqro Ramadhan mengatakan sejak hari pertama banjir pihaknya bersama Kepala Dinas Sosial Kaltara dan Plt Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltara terus melakukan koordinasi memberikan bantuan logistik hingga obat-obatan kepada korban terdampak banjir.
“Bantuan makanan ke Nunukan sama Malinau sudah dikoordinasikan apa-apa saja kebutuhannya dan hari ini tim BPBD turun ke Malinau dan Nunukan,” kata Datu Iqro Ramadhan saat dihubungi benuanta.co.id, Rabu (5/1/2022).

Mengenai bencana alam maupun non alam, Pemprov Kaltara selalu berupaya pro aktif dalam memberikan stok bantuan ke masing-masing Dinsos kabupaten dan kota yang mengalami bencana.
“Begitu ada kabar banjir kita langsung gerak, stok kebutuhan itu dari dinsos ada di sana semua, (kabupaten/kota) itu bantuan dari provinsi,” tegasnya.
Kendati begitu, pihaknya tetap selalu terus membuka diri ketika ada kebutuhan yang kurang dan akan selalu siap menurunkan tim ke lapangan. Berdasarkan informasi yang diterimanya, belum adanya laporan secara pasti mengenai korban banjir dari masing-masing wilayah tersebut.
“Korban belum tahu berapa, kita masih koordinasi mengenai bantuan saja. Belum masuk laporan mengenai korbannya,” terangnya.
Tak hanya itu, ia menyebut Gubernur Kaltara akan turun langsung meninjau lokasi banjir ini.
“Kita dulu tim di lapangan, kalau sudah baru gubernur. Kalau pak gubernur, saya rasa pasti itu beliau turun ke lapangan,” pungkasnya. (*)
Reporter : Endah Agustina
Editor : Yogi Wibawa







