benuanta.co.id, BULUNGAN – Pemerintah Kabupaten Bulungan melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (KUKMPP) Kabupaten Bulungan melakukan pengusulan kenaikan kuota LPG 3 Kilogram (Kg) untuk tahun 2022. Jumlahnya pun cukup besar dibandingkan tahun 2021.
Plt Kepala Dinas KUKMPP Bulungan Asmuni mengatakan surat pengusulan kuota LPG ini telah disampaikan kepada Biro Ekonomi Setprov Kalimantan Utara (Kaltara).
“Ada kenaikan sekitar 20 persen dari kuota 2021 kemarin yang hanya 4.607 metrik ton menjadi 16.030,44 metrik ton,” ujar Asmuni kepada benuanta.co.id, Selasa 4 Januari 2022.
Kenaikan 20 persen ini dilandasi pertumbuhan penduduk di Kabupaten Bulungan, khususnya keberadaan Ibukota Kaltara di Tanjung Selor. Di mana tiap tahunnya ada kenaikan jumlah penduduk di Bulungan, untuk itu lah kuota LPG 3 Kilogram diperbesar.
“Alasan kenaikan kuota kita karena adanya pertambahan penduduk. Karena peruntukkan LPG inipun untuk kalangan menengah ke bawah,” jelasnya.
Asmuni menjelaskan angka 16.030,44 metrik ton ini diperuntukkan bagi 45.462 kepala keluarga (KK), 8.296 usaha mikro, 1.751 nelayan, 3.482 petani. Secara rinci penggunaannya jumlah KK sebanyak 45.462 dikalikan 2 tabung di kali 12 bulan dan jumlah nelayan sebanyak 1.751 dikalikan 2 tabung kali 12 bulan.
“Begitu juga dengan jumlah petani aktif ada 3.482 dikalikan 4 tabung kali 12 bulan dan jumlah usaha mikro ada 8.296 dikalikan 2 tabung kali 12 bulan,” jelasnya.
Sementara untuk kouta masing-masing agen juga akan berbeda, yang mana saat ini ada empat agen di Bulungan. Di antaranya Mitra Berlian kuotanya sebanyak 60 ribu tabung perbulan, disusul oleh Abdi Makbul sebanyak 20 ribu tabung, lalu Barokah sebanyak 15 ribu tabung dan agen Tanjung Mulia Berkah sebanyak 14 ribu tabung. (*)
Reporter: Heri Muliadi
Editor : Yogi Wibawa







