benuanta.co.id, TARAKAN – Personel Kepolisian Polres Tarakan bersama dengan Tim Gegana melakukan sterilisasi di 10 gereja di Kota Tarakan. Sterilisasi ini dilakukan untuk mengantisipasi kejadian teror-teror yang tak diinginkan dalam perayaan Natal.
Wakasubden II Den Gegana, IPTU Moh Nur Sugiharto menjelaskan bahwa kegiatan sterilisasi ini rutin dilakukan setiap tahunnya.
“Yang utama kita periksa untuk tempat mimbar, kemudian tempat berkumpulnya jemaat saat paduan suara, tempat duduknya jemaat dan juga di area parkiran,” katanya, Sabtu (25/12/2021).
Adapun peralatan yang pihaknya gunakan ialah mirror, metal detector dan deteksi bahan kimia.
“Metal detector untuk kedalam tanah kurang lebih 50 centimeter,” ucapnya.
“Sejauh ini puji syukur belum ditemukan benda yang dicurigai, seperti bom, benda tajam atau bahan kimia lainnya,” sambungnya.
Adapun personel yang digerakkan terbagi menjadi dua gelombang yang tersebar di seluruh gereja Kota Tarakan.
Sementara itu, Kapolres Tarakan, AKBP Fillol Praja Arthadira mengatakan bahwa tak hanya sterilisasi, pengamanan dan menempatkan personel sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan masing-masing gereja juga dilakukan.
“Personel akan standby di gereja dilanjut dengan tahun baru. Ada yang masih merayakan ibadah kita tetap akan bantu pengamanan,” katanya.
Adapun hal yang ditekankan kepada jemaat ialah untuk jangan lengah dalam mematuhi protokol kesehatan.
“Silahkan merayakan natal, namun tetap jaga protokol kesehatan. Walaupun situasi pandemi melandai tapi kita perlu waspada terkait ancaman gelombang berikutnya,” pungkasnya. (*)
Reporter: Endah Agustina
Editor: Matthew Gregori Nusa







