Istri Sekda Nunukan: Kue Nastar Menu Wajib di Hari Natal

benuanta.co.id, NUNUKAN – Momen Natal waktu yang tepat untuk berkumpul bersama keluarga bagi umat Kristiani, namun terasa tidak lengkap tanpa sajian makanan khas yang dapat menambah semarak perayaan Natal.

Isteri Sekretaris Kabupaten Nunukan Serfianus sekaligus sebagai Wakil Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Nunukan, Katriana Sophia, tidak pernah ketinggalan menu khas Natal yakni kue Nastar yang dia buat menggunakan nanas lokal dari kecamatan Krayan.

Katriana Sophia menceritakan, momen Natal hidangan yang disediakan seperti halnya hari raya, yakni rendang sapi, sate, buras, dan ada juga soto serta menu lainnya.

Baca Juga :  Masuk ke Malaysia lewat Jalur Ilegal, 217 PMI Dideportasi

Setiap perayaan Natal menu khusus yang disiapkan itu adalah Kue Nastar dengan isi nanas has Krayan. Dibuat sendiri, itu yang disediakan. “Saya rasa wajib saya siapkan,” kata Katriana Sophia, Sabtu (25/12/2021).

Nanas Krayan memiliki khas tersendiri, selain manis jika diolah menjadi selai sangat enak sekali. Dia mendapatkan nanas ini dari Krayan setiap dikirim itu dengan jumlah yang banyak.

Untuk membuat selai nanas memerlukan banyak buah dan yang berkualitas, sehingga hasilnya juga akan semakin bagus dan enak untuk dimakan.

Baca Juga :  Ketersediaan Sembako jelang Ramadan Dipastikan Aman  

Cara membuat selai ini pertma harus membuang kulit nanas tersebut hingga bersih setelah itu baru diparut hingga halus, baru dimasak dengan lama sekira 2 atau 3 jam, hingga betul-betul air nanas itu kering.

“Saya hanya menambah kayu manis, dan beberapa gula jika dibutuhkan, saya kadang tidak gunakan gula karena nanasnya sudah manis, jadi nanas yang digunakan itu yang sudah benar -benar Mateng,” jelasnya.

Selain itu, Sekretaris TP PKK Kabupaten Nunukan Katriana Sophia merasa senang bisa dikunjungi oleh teman-temannya yang non Kristen yang dapat Bersilaturahmi dan ini merupakan salah satu bentuk toleransi yang luar biasa.

Baca Juga :  Bupati Irwan Buka Musrenbang Kewilayahan Pulau Nunukan Tahun 2026

“Walaupun kita berbeda dengan agama satu dengan yang lain, tapi kita bisa bersilaturahmi dihari Natal 2021 ini, karena selama pandemi kegiatan itu jarang dilakukan secara bertatap muka,” terangnya.

Dia juga berharap kepada sesama yang merayakan natal agar memanfaatkan hari natal ini sebagai ajang silaturahmi dengan keluarga, kerabat dan lainnya. (*)

Reporter: Darmawan

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *