benuanta.co.id, BULUNGAN – Pastikan suasana malam Natal tetap aman dan kondusif, Bupati Bulungan Syarwani bersama Polres Bulungan dan Kodim 0903/Bulungan melakukan patroli keliling. Sasarannya pemantauan ke gereja, pusat perbelanjaan dan tempat hiburan dengan mengimbau patuhi protokol kesehatan.
“Ini untuk memberikan sosialisasi sekaligus menyampaikan pesan-pesan terkait upaya pencegahan penyebaran Covid-19, poin pentingnya Prokes,” ucap Bupati Bulungan Syarwani kepada benuanta.co.id, Jumat 24 Desember 2021 malam.
Di samping patroli itu, Bupati Bulungan menyempatkan untuk menyinggahi salah satu gereja di Tanjung Selor yakni GKII yang ternyata di dalamnya tengah dilaksanakan ibadah yang dihadiri Wakil Gubernur Kaltara Yansen TP, Wakil Bupati Bulungan Ingkong Ala dan Kapolres Bulungan AKBP Ronaldo Maradona T.P.P Siregar.
“Alhamdulillah dalam malam perayaan ibadah Natal yang dilaksanakan umat Kristiani berjalan aman dan kondusif. Tadi juga saya sampaikan imbauan di gereja GKII,” ujarnya.
Wujud toleransi beragama di Bulungan selama ini, segala bentuk kegiatan keagamaan berjalan lancar. Syarwani melihat selama dirinya di Bulungan semua warganya rukun, saling harga menghargai dan toleransi yang begitu tinggi.
“Ini ciri khas yang harus tetap kita pertahankan demi menjaga kondusifitas Kabupaten Bulungan ini. Kita juga butuh kerjasama dari semua masyarakat Bulungan mencegah terjadinya lonjakan kasus Covid-19,” terangnya.
“Saya minta BPBD Bulungan untuk selalu turun tiada henti memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat Bulungan,” tambahnya.
Selain itu, dirinya bersama rombongan menyempatkan singgah ke pusat perbelanjaan untuk memberikan edukasi kepada pemilik toko untuk menegur dan meminta para pengunjungnya untuk memakai masker.
“Itulah upaya yang paling minimal yang harus dilakukan, ketika berbelanja tidak pakai masker maka harus ambil dan pakai dulu baru masuk belanja,” bebernya.
Tak hanya tingkat kabupaten dan kecamatan, dia meminta Satgas Penanganan Covid-19 tingkat desa agar turun memberikan edukasi kepada masyarakatnya. Di mana kegiatan tersebut dibekap oleh TNI Polri dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas.
“Ini adalah upaya ikhtiar kita untuk melakukan pencegahan Covid-19. Kegiatan ini sendiri akan kita lakukan hingga 2 Januari 2022 bersama TNI Polri,” tutur Syarwani.
Masih untuk pemerintah desa yang memiliki objek wisata diminta waspada, pasalnya selama libur Nataru maka akan banyak orang yang akan liburan. Maka itu Syarwani meminta Satgas Covid-19 tingkat desa untuk selalu memberikan imbauan kepada pengunjung wisata.
“Kita minta jika ada yang datang berlibur ketempatnya, harus ada pemeriksaan kepada pengunjung minimal cek suhu, cuci tangan dan lainnya,” pungkasnya. (*)
Reporter : Heri Muliadi
Editor : Yogi Wibawa







