oleh

RSUD dr. H. Jusuf SK Percepat Proses Legalitas dan Adminstratif

benuanta.co.id, TARAKAN – RSUD dr. H. Jusuf SK akan melangsungkan penyesuaian adminstratif dan legalitas setelah pergantian nama diresmikan oleh Gubernur Kaltara Drs. H. Zainal Arifin Paliwang, SH.,M.Hum, Selasa, 6 Desember 2021 kemarin.

Plt Direktur RSUD, dr. Franky Sientoro mengatakan, RSUD yang telah berdiri setengah abad lebih tersebut baru beroleh peresmian nama semenjak kepemimpinan Gubernur Kaltara, Drs. H. Zainal Arifin Paliwang, SH.,M.Hum.

“RSUD ini sudah berdiri cukup lama sejak tahun 1957 namun belum memiliki nama yang resmi. Kita patut bersyukur, RSUD Tarakan resmi berganti nama menjadi RSUD dr. H. Jusuf SK,” ujar dr. Franky Sientoro kepada benuanta.co.id, Selasa (7/12/2021).

Baca Juga :  Sampaikan Rencana Pembangunan Pelabuhan Salangketo

Franky berharap tahapan proses segera terlaksana. “Proses legalitas dan administrasi akan mengikuti. Kami usahakan dalam waktu 6 sampai 7 bulan legalitas adminstrasi berupa perubahan nama, akta dan rekening bisa terlaksanakan,” tambahnya.

Diwartakan sebelumnya, Gubernur Kaltara menyatakan keputusan Pemerintah Provinsi Kaltara telah memantapkan untuk menamakan rumah sakit tersebut dengan sosok dr. H. Jusuf SK, yang merupakan tokoh bapak pembangunan Kaltara.

Baca Juga :  Selamat! Wiwit Susanto Didapuk sebagai Ketua SPJ Kaltara

“Beberapa tahap telah dilakukan, sehingga kami membentuk tim dan memutuskan untuk nama RSUD Tarakan menjadi RSUD dr. H. Jusuf SK karena jasa-jasa almarhum,” ujar Gubernur.

Mengenang dedikasi Jusuf SK sebagai dokter yang kerap membantu masyarakat kurang mampu. Kata Zainal, segudang perjuangan mendiang Jusuf SK di Kaltara pantas dikenang melalui penamaan RSUD ini.

“Beliau Walikota Tarakan 2 periode. Selama memimpin Tarakan, terjadi perubahan yang pesat hingga bisa kita nikmati saat ini. Itu karena kesungguhan beliau,” tambah Zainal.

Baca Juga :  3 Motor Ludes Terbakar di Apotek Tanjung Selor

Orang nomor satu di Kaltara ini menekankan, RSUD perlu meningkatkan pelayanan setelah perubahan nama rumah sakit.

“Dari beberapa faktor inilah yang dipertimbangkan dalam rapat tim sehingga memutuskan nama RSUD dr H. Jusuf SK. Harus ada peningkatan pelayanan bagi rumah sakit ini termasuk para dokter, perawat serta seluruh perangkat,” tutupnya. (*)

Reporter : Kristianto Triwibowo

Editor : Yogi Wibawa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *