oleh

Pengurus DPC FPPI di Kaltara Dilantik, Perempuan Diharapkan Aktif Isi pembangunan

Tanjung selor – Pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) kab/kota se – Kalimantan Utara (Kaltara) resmi dilantik dan dikukuhkan oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) FPPI Provinsi Kaltara, Sri Mulyanti dan disaksikan secara langsung oleh Wakil Gubernur, Yansen TP, Selasa (7/12).

Acara pelantikan ini turut dihadiri oleh tokoh perempuan berpengaruh di Kaltara, yakni Ketua TP-PKK Kaltara, Ketua DPRD Kaltara, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 092 PD VI/Mulawarman, Ketua Bhayangkari Daerah Kaltara, dan para ketua organisasi wanita lainnya.

Sri Mulyanti menyampaikan bahwa FPPI merupakan organisasi yang bergerak di bidang pemberdayaan perempuan dan mewadahi kepentingan gender. Oleh karena itu, ia bersyukur organisasi ini telah hadir di kabupaten dan kota di Kaltara.

Baca Juga :  DPRD Kaltara Ingatkan Pemprov Segera Ajukan Perubahan Nama RSUD Tarakan

“Agar perempuan bisa berperan aktif mengisi pembangunan di Kaltara dengan perannya masing-masing dan dengan profesinya masing-masing,” ujar Sri.

Ia pun berharap kehadiran FPPI di kab/kota dapat melahirkan solusi yang komprehensif dari berbagai masalah yang hadir di segala aspek kehidupan masyarakat Kaltara.

“FPPI akan berperan aktif bersama dengan pemerintah untuk mewujudkan visi dan misi Kaltara yang berubah, maju, dan sejahtera,” tuturnya.

Baca Juga :  Izin Lokasi Perusahaan di KIHI Berakhir, Bupati Sebut Tiga Nama Perusahaan Berhak Mengelola

Sri juga menjelaskan bahwa seluruh perempuan yang tergabung dalam FPPI ini berasal dari berbagai latar belakang yang saling melengkapi. Sehingga ia mengatakan bahwa organisasi ini pun turut menyediakan ruang bagi perempuan untuk berkarya serta mengembangkan kemampuan diri.

“Hari ini telah menandai dimulainya tugas mulia bunda semua, maka pergunakanlah dan manfaatkan organisasi ini untuk kemajuan daerah kita Kaltara tercinta,” katanya.

Wagub Yansen juga turut menyampaikan rasa syukur atas lahirnya organisasi ini di seluruh pelosok Kaltara. Ia mengatakan bahwa peran perempuan sangat dibutuhkan untuk memberdayakan masyarakat Kaltara. Tidak hanya itu, ia juga menegaskan kepada pengurus FPPI agar bisa menjadi ‘mesin’ pembangunan.

Baca Juga :  SK Plt Asprov PSSI Kaltara Turun, KONI dan Askab Tak Hadiri KLB

“Kita semua berperan secara simbiosis mutualisme, artinya peran yang saling menguntungkan antara pemerintah dan rakyat,” terangnya.

Mantan Bupati Malinau ini pun berharap dengan kehadiran FPPI di Kaltara dapat membawa perubahan baru dalam aspek kehidupan masyarakat Kaltara. Yakni menghidupkan semangat masyarakat terutama dalam aspek pembangunan.

“Besar harapan pemerintah agar peran-peran masyarakat ini dihidupkan, untuk mengisi ruang pembangunan Kaltara sesuai tekad Gubernur, membangun bersama rakyat,” tutupnya. (gg/dkispkaltara)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *