oleh

Warga Lega, Jalan Amblas yang Kerap Lewati Pejabat Kini Diperbaiki

benuanta.co.id, NUNUKAN – Akhirnya masyarakat Jalan Sungai Jepun, RT 02, Kelurahan Nunukan Selatan, Kecamatan Nunukan Selatan, bisa bernafas lega. Pasalnya jalan amblas yang setahun ini mereka keluhkan sudah mulai diperbaiki dan akan dipasang siring untuk menahan amblasnya tanah.

Yusuf, salah satu warga Kelurahan Nunukan Selatan menyambut baik adanya perbaikan tersebut.

“Dari kelurahan itu dan informasi yang disampaikan media benuanta.co.id langsung ditanggapi oleh pemerintah, dan sudah mulai dikerjakan dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Ini ditargetkan satu minggu pemasangan siring,” kata Yusuf, kepada benuanta.co.id, Senin (6/12/2021).

Baca Juga :  Tak Tersentuh, Puluhan Tahun Desa Lubakan Hidup Tanpa Layanan Air Bersih  

Selain itu, Yusuf juga mengapresiasi langkah pemerintah dalam melakukan perbaikan fasilitas jalan. Sebab, kata dia, jalan amblas ini merupakan akses jalan utama yang kerap digunakan banyak masyarakat.

“Kami berharap pekerjaan ini semakin cepat semakin baik, karena ini adalah urat nadi jalan yang ada di Nunukan Selatan,” tandasnya.

Diwartakan sebelumnya, rusaknya jalan penghubung antar kelurahan di Nunukan tersebut telah lama terjadi. Kondisi jalan rusak ini sekitar setengah meter dari ruas jalan, dan terjadi penurunan sekitar 5 sentimeter yang dikhawatirkan mengganggu pengendara dan rawan longsor.

Baca Juga :  1,5 Kg Sabu dari Malaysia Digagalkan Masuk dari Nunukan ke Sulteng

“Longsor ini di depan simpang tiga jalan Ujang Dewa, RT 02 Kelurahan Nunukan Selatan sudah setahun. Ini karena terjadi adanya pengikisan tanah akibat air, kami sudah melaporkan hal ini ke RT, dan ditindaklanjuti ke lurah dan juga ke Dinas PU Nunukan. Tapi saat ini belum juga ada perbaikan,” ujar Yusuf kepada benuanta.co.id, Sabtu (4/12/2021) lalu.

Baca Juga :  Banjir Kembali Rendam Pemukiman Warga di Sembakung

Kendati Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan melalui Dinas PU telah menyampaikan jalan tersebut bukan kewenangan Pemkab Nunukan. Namun masyarakat berharap Pemkab Nunukan dapat mengusulkan perbaikan ke Pemprov Kaltara maupun pemerintah pusat.

Terlebih jalan rusak tersebut sering dilewati para pejabat. Seperti Bupati Nunukan, dan kunjungan Gubernur Kaltara hingga pejabat luar provinsi Kaltara dan pejabat pusat.

“Kami sebagai masyarakat ingin setiap ada kerusakan cepat ditanggulangi, jika tidak bisa tahun ini ya tahun depan,” tutupnya. (*)

Reporter: Darmawan

Editor : Yogi Wibawa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *