oleh

Siklon Nyatoh Masih Terasa, Berimbas ke Hujan Guyur Wilayah Kaltara

benuanta.co.id, TARAKAN – Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Tarakan memprediksi hujan ringan hingga lebat mengguyur wilayah Kalimantan Utara (Kaltara).

Dikatakan oleh Prakirawan Cuaca BMKG Tarakan, Totok Dwi Sucahyanto, A.Md, bahwa sebagian wilayah Kaltara seperti Kota Tarakan, Kabupaten Tana Tidung (KTT), sebagian Bulungan dan Malinau berpotensi terjadi hujan ringan.

“Iya beberapa hari ini memang hujan mendominasi di Kaltara,” katanya, Senin (6/12/2021)

Baca Juga :  Dikenal sebagai Wartawan, PWI Kaltara Sesalkan Pernyataan Edy Mulyadi Terhadap Kalimantan

Ia mengatakan guyuran hujan dan cuaca yang tak menentu ini ialah dampak dari siklon Nyatoh yang saat ini berada di sebelah timur Filipina. Akibatnya pun hujan dapat diiringi dengan sambaran petir.

“Petir ini secara umum dipengaruhi dari pergerakan angin, pembentukan awan bisa menghasilkan hujan, itu biasanya dari barat geser ke timur.” sambungnya.

Adapun wilayah dengan pembentukan awan yang lebih awal ialah di wilayah Malinau. Malinau adalah wilayah yang jauh dari lautan sehingga pelepasan temperatur lebih mudah terjadi.

Baca Juga :  Positif Narkotika, 3 Orang Hasil Razia THM Dilimpahkan ke Panti Rehabilitasi   

“Semakin jauh dari lautan maka awan hujan lebih awal terbentuk, karena pelepasan temperatur di darat lebih mudah, makanya Malinau ketika hujan cenderung berpetir,” ujarnya.

Untuk suhu dijelaskan Totok, di wilayah Kaltara juga memiliki suhu yang berbeda-beda. Terdapat beberapa hal yang dapat mempengaruhi cuaca yakni sinar matahari dan ketinggian suatu wilayah.

Baca Juga :  Regenerasi Pengurus, Pemprov Harapkan Perkembangan Fatayat NU Kaltara

“Pertama matahari, trennya apabila berawan otomatis temperatur nya lebih rendah apalagi hujan kan, bisa juga karakter suatu wilayah misal ketinggian suatu tempat,” tegasnya.

“Ada juga lokasi yang diperairan cenderung lebih tinggi temperatur, karena pada umumnya air laut masih menyimpan panas dan lebih lama untuk melepaskannya kembali,” pungkas nya. (*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *