oleh

Vaksin J&J Akan Disuntikkan ke Warga Kaltara, Syarat Usia di Atas 18 Tahun

benuanta.co.id, TARAKAN – Vaksin Johnson & Johnson adalah vaksin yang dibuat untuk mencegah infeksi COVID-19. Vaksin yang dikenal juga dengan vaksin J&J atau vaksin Janssen Ad26.CoV2.S diberikan dalam dosis tunggal yang memiliki tingkat perlindungan 94 persen.

Juru Bicara Penanganan Covid 19 Kaltara Agust Suwandy bahwa vaksin jenis J&J ini akan didistribusikan melalui DPR RI Dapil Kaltara Fraksi PDIP Deddy Sitorus.

“Baru ada suratnya (diterima satgas) tapi untuk kedatangannya belum ada pemberitahuan,” tuturnya, Senin (29/11/2021).

Baca Juga :  HUT IWP Tarakan Ke-1, Ketua TP PKK Kaltara Pesankan Emansipasi Wanita

Agust menambahkan, dalam surat tersebut terdapat pula wilayah yang akan menerima vaksin yang dikembangkan oleh Janssen Pharmaceutical Companies ini.

“Kalau tidak salah ada tiga daerah yang menerima, yaitu Tarakan, Bulungan dan Nunukan,” sambung dia.

Adapun anjuran penyuntikkan untuk J&J ini direkomendasikan hanya untuk usia 18 tahun ke atas.

Dikonfirmasi terpisah, Staf ahli Deddy Sitorus, Charles membenarkan bahwa dalam waktu dekat alokasi vaksin Jhonson ini akan dikirimkan ke Kaltara. Adapun sasaran utamanya ialah wilayah Nunukan.

Baca Juga :  Armada Banyak Rusak, PMK Merasa Tak Diprioritaskan 

“Mengingat Nunukan adalah wilayah perbatasan juga, jadi supaya lebih aman dan terlindungi lebih cepat,” kata dia.

Pihaknya juga terus memantau dan melakukan aktivitas vaksinasi yang tersebar dibeberapa titik wilayah Kaltara salah satunya kota Tarakan.

“Untuk rencana ke depan jika memang dibutuhkan lagi, kita melalui bang DS selalu diperjuangkan di Jakarta dan saat ini juga kota Tarakan telah mencapai herd immunity nya,” imbuh Charles.

Baca Juga :  Perdana, Perumda Tarakan Aneka Usaha Ekspor Rokok ke Filipina 

Ia juga menyampaikannya amanat DS, selalu mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan serta mengikuti program pemerintah untuk kesehatan.

“Kita terus lakukan alokasi vaksin, seperti saat ini terdapat 750 dosis Pfizer, jika tidak habis kita akan langsung sebar ke Puskesmas atau jika perlu kita lakukan door to door, jemput bola,” tandasnya. (*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *