oleh

Tok,Tok ! DPRD Nunukan Tetapkan RPJMD Tahun 2021-2021

benuanta.co.id, NUNUKAN – Wakil Bupati Nunukan, H. Hanafiah menghadiri Rapat Paripurna DPRD Nunukan, dengan agenda Pengambilan Keputusan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nunukan terhadap Raperda Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2021-2026, di Gedung DPRD Nunukan, Rabu (24/11/2021).

Dari hasil pembahasan ini, Juru Bicara Badan Anggaran DPRD Nunukan, Hamsing, S.Pi menyampaikan beberapa saran penting bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan. Di antaranya memperhatikan kawasan yang memiliki potensi wisata di setiap kecamatan. Sebab, hal itu bisa mendatangkan pendapatan bagi daerah sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat.

Target penguatan UMKM juga dinilai perlu mendapat perhatian dalam konteks penguatan pondasi ekonomi pasca Covid-19. Sehingga perlu tertuang dalam dokumen perencanaan 5 tahun, serta alokasi pendanaan yang memadai bagi program ini.

Perlunya perhatian terhadap dunia pendidikan, baik terkait mutu tenaga pendidik dan peserta didik termasuk persebaran tenaga pendidik yang belum merata juga harus ditingkatkan.

Baca Juga :  76 ASN Pensiun Selama Tahun 2021 di Pemkab Nunukan

“Hal ini tentu berpengaruh pada pola pengajaran yang baik dan kualitas anak-anak kita terutama di kecamatan-kecamatan di luar Kecamatan Nunukan,” kita Hamsing.

Dalam upaya kemandirian ekonomi Kabupaten Nunukan, yang diharapkan ke depan presentase transfer dana dari pemerintah pusat akan semakin kecil. Praktis mampu mengali potensi bagi pendapatan daerah. Salah satunya dengan melakukan revisi terhadap peraturan daerah yang bisa memberikan konstribusi pendapatan bagi daerah, serta penegakan terhadap peraturan daerah tersebut.

Dia pun menyoroti perlunya perhatian khusus terhadap masalah ketersediaan air bersih di Nunukan yang beberapa tahun ini menjadi persoalan serius terutama saat musim kemarau.

“Langkah-langkah strategis harus mulai kita susun untuk mengatasi masalah ini. Masalah ketersediaan air bersih di Pulau Nunukan tentu juga dapat berdampak pada rencana investasi yang akan dikembangkan di pulau Nunukan,” jelasnya.

Di sisi lain, ia pun menyadari bahwa kemampuan keuangan Kabupaten Nunukan yang terbatas. Oleh sebab itu diharapkan pemerintah dapat mendorong peran serta dunia usaha, para investor yang menjajaki usaha di Kabupaten Nunukan untuk memberikan sebagian CSR mereka terhadap pembangunan di sekitar tempat usaha mereka.

Baca Juga :  Bupati: IKAPTK Mengakselerasi Peran Pemerintah dalam Pembangunan di Nunukan

Seperti pemberian bea siswa bagi anak-anak di kecamatan, pembangunan fasilitas umum, pembangunan aksesibilitas dan hal-hal lain yang berguna bagi perusahaan dan masyarakat.

“Apa yang kami buat sebagai salah satu bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan dewan terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang RPJMD Kabupaten Nunukan tahun 2021-2026,” terangnya.

Oleh Sekretaris DPRD Nunukan, Agustinus Palentek, juga menyampaikan keputusan DPRD Kabupaten Nunukan nomor 15 tahun 2021 tentang persetujuan terhadap rancangan peraturan daerah RPJMD kabupaten Nunukan tahun 2021-2026.

“Setelah memutuskan beberapa yang masukan maka akan kami usulkan ke gubernur hingga pusat,” ujar Agustinus Palentek.

Sementara itu Wakil Bupati Nunukan H. Hanafiah, mengatakan untuk mendapatkan hasil yang lebih baik dan berkualitas dalam penyusunan rancangan akhir rencana pembangunan jangka menengah daerah Kabupaten Nunukan tahun 2021- 2026 ini membutuhkan waktu yang tidak sedikit.

Baca Juga :  Subsidi Ongkos Angkut Penumpang Tujuan Nunukan-Long Bawan Diluncurkan

Hal itu sesuai ketentuan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 86 Tahun 2017 pasal 47, yang menyatakan bahwa sejak kepala daerah dilantik harus segera menyusun rancangan awal RPJMD. Melakukan konsultasi publik, melakukan melaksanakan konsultasi Musrenbang kemudian evaluasi ke Gubernur Kalimantan Utara melalui Bappeda provinsi.

Setelah persetujuan Ranperda RPJMD Kabupaten Nunukan tahun 2021-2026 ini, pemerintah daerah melalui Bappedalitbang Kabupaten Nunukan akan melakukan evaluasi rancangan peraturan daerah rencana pembangunan jangka menengah.

“Kepada seluruh pimpinan dan staf perangkat daerah, dan kepada semua pihak yang telah bersinergi sehingga proses pembahasan rancangan rencana pembangunan jangka menengah daerah kabupaten nunukan tahun 2021 2026 dapat berjalan dengan lancar,” tutupnya. (*)

Reporter : Darmawan

Editor : Yogi Wibawa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *