oleh

Perlu Gedung Representatif, Pemprov Hibahkan Lahan untuk KPU Kaltara

benuanta.co.id, BULUNGAN – Selama berdirinya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dalam menyelenggarakan pemilihan umum (Pemilu) hingga 2 periode terpilihnya kepala daerah, KPU Kaltara belum memiliki gedung defenitif sebagai penunjang kegiatan penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada.

“Selama ini kami KPU Kaltara gedungnya hanya mengontrak,” ungkap Ketua KPU Provinsi Kaltara, Suryanata Al-Islami pada Rabu 24 November 2021.

Kabar baiknya, Pemerintah Provinsi Kaltara telah mengibahkan lahan kepada KPU Kaltara untuk dibangunkan gedung. Kata Suryanata, hal ini dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap pentingnya keberadaan penyelenggara Pemilu.

Baca Juga :  Rampung, Pedagang di Bangunan Baru Pasar Induk Akan Diseleksi 

“Alhamdulillah dari Pemprov Kaltara memberikan hibah lahan kepada kami. Sebenarnya kami juga berharap agar pembangunan gedungnya juga bisa dilakukan oleh pemerintah,” ujarnya.

Pihaknya bersyukur, hibah lahan tersebut merupakan bentuk komitmen Gubernur Kaltara, Drs. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum dan Wakil Gubernur Kaltara, Dr. Yansen TAPI, M.Si. Pasalnya, saat pencalonan hingga terpilih menjadi kepala daerah, Gubernur Kaltara inginkan penyelenggara Pemilu ditingkat Provinsi Kaltara harus punya gedung sendiri.

Baca Juga :  Diapresiasi Pemerintah, Yayasan FKAB Fokus Tiga Pilar

“Keinginan pak Gubernur itu KPU Kaltara punya gedung yang representatif dan milik sendiri sebelum pemilihan 2024,” ucap Suryanata.

Suryanata berharap, pembangunan gedung segera terealisasi, mengingat waktu terus berjalan dan penyelenggaraan pemilihan akan segera dimulai. Dirinya juga berharap keberadaan KPU tak hanya sesekali menjadi tempat insan media, namun menjadi rumah untuk menyebarkan informasi.

“Kita inginkan ada fasilitas pendukung untuk kegiatan kita semua. Kita ingin sama dengan KPU yang lain punya gedung sendiri,” paparnya.

Baca Juga :  Gegara Korsleting Listrik, Apotek Tanjung Selor Alami Kerugian Rp 40 Juta 

Tak berkecil hati, selama 2 kali penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada terus berjalan dengan baik. Cikal bakal gedung KPU tahun 2015 silam itu sendiri berdiri pada sebuah warung yang disewa oleh komisioner.

“Kami berawal dari sebuah warung untuk merumuskan semuanya, saya sangat berterima kasih. Hingga akhir tahun 2015 sempat terjadi gejolak,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Matthew Gregori Nusa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *