oleh

Berkat Inovasi Gerbang Satria, Camat Lumbis Pansiangan Raih Peserta PKA Terbaik

benuanta.co.id, NUNUKAN – Sebanyak 40 peserta dari lulusan terbaik Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN-RI) mengikuti pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) di Provinsi Kaltara. Salah satu ASN di Pemkab Nunukan yang menjabat sebagai camat Lumbis Pansiangan, Lumbis, S.Sos meraih prestasi melalui inovasi Gerakan Pembanguan Pariwisata Riam (Gerbang Satria).

Camat Lumbis mengatakan Gerbang Satria di Lumbis Pansiangan satu kesatuan sistem arah pembanguan desa dalam mewujudkan visi Kalimantan Utara membangun desa yang memanfaatkan anugerah Tuhan dengan menciptakan giram. Gerbang satria memanfaatkan potensi lokal desa.

Baca Juga :  Dua Kadis Dilantik, Laura Minta Tingkatkan Akselerasi

Lanjutnya, gerbang satria merupakan mainstream pembangunan  pembangun desa di Kecamatan Lumbis Pansiangan dengan rangkaian prioritas kerja yang menjadi pedoman dan dasar yang sudah dirumuskan dalam mengarahkan strategi dan implementasi pembangunan agar lebih sinergi dan berkesinambungan. Tentunya dengan melakukan pemetaan potensi yang dimiliki.

“Sehingga tercapai tujuan yang diinginkan yaitu penataan pemukiman desa, peningkatan ekonomi masyarakat dan memperkuat nasionalisme di batas negara,” kata Lumbis, Rabu (24/11/2021).

Lumbis menjelaskan, jika dalam aplikasi yang dibutukan adalah hardware dan software sehingga mejadi satu sistem aplikasi, tetapi Gerbang Satria merupakan sistem yang terintegrasi antara visi misi pemerintah, faktor manusia, potensi desa, pendanaan, tekad dan kerjasama semua komponen sehingga menjadi suatu sistem mainstream pembangunan.

Baca Juga :  76 ASN Pensiun Selama Tahun 2021 di Pemkab Nunukan

Gerbang Satria tidak sekedar akronim tetapi lebih pada makna filosofi yang mendalam. Gerbang selalu identik dengan perbatasan dan Satria adalah satu sikap yang pantang menyerah dengan sikap yang elegan karena masyarakat perbatasan rela hidup serba terbatas.

“Kami yang jauh dari kota, hidup yang sulit tetapi tetap setia menjadi pagar hidup atau patok hidup dibatas negara adalah bentuk sikap satria yang lain terhadap bangsa dan negara,” jelasnya.

Baca Juga :  Bupati: IKAPTK Mengakselerasi Peran Pemerintah dalam Pembangunan di Nunukan

Dia berharap dukungan terus dari pemerintah. Tentunya masih banyak hal yang harus dikerjakan dan disinergikan untuk masa yang akan datang.

Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid, SE, MM,Ph.D menambahkan, sangat berharap inovasi itu dapat diterapkan dengan baik dilingkup kerja masing-masing. Kemudian bagi ASN yang telah mengikuti PKA agar dapat diterapkan dilingkungan kerjanya, bukan hanya inovasi yang mereka dapatkan. “Mereka harus paham dengan tugas dan fungsinya,” pungkasnya. (*)

Reporter: Darmawan

Editor: Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *