benuanta.co.id, NUNUKAN – Sebanyak 370 Tenga kerja Indonesia (TKI) akan dipulangkan ke tanah air dari pelabuhan Tawau Malaysia ke Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, pada 24 dan 25 November 2021.
Kepala UPT BP2MI Nunukan, AKBP FJ Ginting mengatakan, dari informasi Konsulat Jenderal Indonesia, Kinabalu Malaysia, pihaknya menerima ada 370 TKI akan dipulangkan jika tidak ada perubahan waktu pemulangan.
Sebelum dipulangkan ke Indonesia melalui Nunukan terlebih dahulu mereka akan dilakukan tes PCR di Malaysia, jika diantaranya ada yang positif covid-19 maka tidak akan dipulangkan.
“Dari 370 itu mereka akan terseleksi dengan tes PCR apakah bisa dipulangkan atau tidak,” kata Ginting, kepada benuanta.co.id, Jumat (19/11/2021).
Sedangkan di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan kedatangan TKI akan dilakukan pemeriksaan melalui Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) bekerja sama dengan puskesmas Nunukan.
Termasuk pemeriksaan Identitas dan barang bawaan mereka oleh Imigrasi dan Bea dan Cukai. ” Jadi prokes kami ketatkan mulai dari pengaturan jarak, cuci tangan, gunakan masker, akan kita perketatkan,” tegasnya.
Ginting juga ingatan kepada masyarakat Nunukan agar tidak terlena dengan status level yang ada baik 1,2 dan 3 agar tetap mematuhi protokol kesehatan, karena penyebaran covid-19 ini belum selesai.
Menurutnya, jangan dikhawatirkan kedatangan TKI membawa varian baru Covid-19, karena BP2MI Nunukan dan instansi terkait bersama dengan pemerintah daerah Kabupaten Nunukan terlebih dahulu melakukan pemeriksaan sebelum tiba di Nunukan dan sebelum ditempatkan di Rusunawa.
“Kami akan tetap mewaspadai bahaya varian baru penyebaran covid-19 oleh TKI dari Malaysia ke Nunukan, jangan terlalu risau atau fobia dengan hal itu, kami akan melakukan yang sebaik-baiknya. Bahwa TKI tidak membawa varian baru masuk Nunukan,” pungkasnya.(*)
Reporter: Ramli
Editor: Nicky Saputra







