oleh

UMP Kaltara Naik Sebesar 0.53%, Buruh Merasa Kecewa 

benuanta.co.id, TARAKAN – Rapat penentuan Upah Minimum Provinsi (UMP) Kaltara telah diputuskan pada Kamis 18 November 2021. Putusan tersebut berdasarkan hasil diskusi yang telah disepakati oleh beberapa pihak yakni Disnakertrans Kaltara, pengusaha, serikat buruh, akademisi dan BPS Kaltara.

“Hasil ketok palunya, UMP naik sebesar 0,53% atau senilai Rp 15.935,” ujar Kepala Disnakertras Kaltara, Haerumuddin pada Kamis (18/11/2021).

Namun hal ini belum sah, karena yang berhak mengesahkan angka UMP hanya Gubernur Kaltara. Artinya ini hanyalah sebagai rekomendasi Dewan Pengupahan. Namun, perhitungan sudah dinyatakan ideal karena perhitungannya sesuai dengan ketentuan.

Baca Juga :  Selamat! Wiwit Susanto Didapuk sebagai Ketua SPJ Kaltara

Dalam hal ini pihak Disnaker pun menyatakan bahwa angka yang diajukan ini bisa saja berubah. Tergantung bagaimana Gubernur menyikapi angka yang telah muncul dalam rapat pembahasan penentuan UMP Kaltara 2022.

“Kalau gubernur oke ya silahkan, kalau beliau ada tanggapan lain bisa juga. Lagipula keputusan ada di beliau, kita tidak lagi membahas ke DPR, langsung ke gubernur,” pungkas Haerumuddin.

Baca Juga :  Armada Banyak Rusak, PMK Merasa Tak Diprioritaskan 

Daniel, salah satu serikat buruh yang turut hadir menerangkan sebenarnya pihaknya menolak atas rekomendasi UMP yang ditetapkan. Menurutnya harus ada data pembanding dalam penetapan UMP ini.

“Karena pertama data yang dipakai untuk formulasikan ialah data BPS, sedangkan data BPS tiba-tiba diminta data untuk buat acuan,” tegasnya.

Daniel melanjutkan, pihaknya juga merasa sedikit kecewa dengan penetapan UMP tersebut, namun pihaknya berupaya untuk legowo.

Baca Juga :  Selain Hukum Negara, Massa Minta Edy Mulyadi Juga Dihukum Adat

“Ya kami tetap minta lah untuk tahun 2022 agar Gubernur bisa membentuk tim survei dan ada perdanya tentang struktur pengupahan,” tukasnya. (*)

 

Reporter: Matthew Gregori Nusa

Editor:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *