oleh

Pemantapan Mutu Kelola SPA Puskesmas, Pemkab Bulungan Gandeng BPFK Surabaya

benuanta.co.id, BULUNGAN – Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan gandeng Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan (BPFK) Surabaya Ditjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. Bertujuan memantapkan mutu pengelolaan Sarana Prasarana dan Alat (SPA) Kesehatan disetiap Puskesmas.

Bupati Bulungan Syarwani menuturkan dalam pemantapan mutu tersebut, petugas Puskesmas pun diberikan pelatihan selama 2 hari sejak tanggal 18 hingga 19 November 2021.

“Kami berharap pelatihan ini dapat mengoptimalkan standar pelayanan Puskesmas di Kabupaten Bulungan,” ucapnya kepada benuanta.co.id, Kamis 18 November 2021.

Kata dia, yang bisa menjamin kualitas dan kesinambungan pelayanan kesehatan diantaranya dengan menjaga sarana prasarana alat kesehatan atau SPA di Puskesmas dalam kondisi yang siap pakai dan terpelihara.

“Pemeliharaan yang baik dan berkesinambungan untuk mendukung operasional Puskesmas dapat dilakukan oleh tenaga yang mempunyai kompetensi di bidangnya,” jelasnya.

Lalu yang mendukung lainnya berupa peralatan kerja yang sesuai. Kemudian dokumen teknis terdiri dari operasional, servis manual, protap pemeliharaan, protap pemantauan fungsi dan bahan pemeliharaan.

“Untuk itu kegiatan ini sangat penting dalam rangka meningkatkan kompetensi para tenaga pelaksana atau operator dan teknisi pemeliharaan SPA Puskesmas di Kabupaten Bulungan,” paparnya.

Mantan anggota DPRD Kaltara ini menjelaskan dalam penyelenggaraan Puskesmas perlu penataan untuk meningkatkan aksesibilitas, keterjangkauan, dan kualitas pelayanan dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Hal tersebut sesuai dengan salah satu prinsip penyelenggaraan Puskesmas yakni pemerataan.

“Dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan Puskesmas harus dapat diakses dan dijangkau oleh seluruh masyarakat secara adil tanpa membedakan status sosial, ekonomi, agama, budaya dan kepercayaan,” terangnya.

Kemudian untuk mendukung pelaksanaan akreditasi Puskesmas, perlu adanya penguatan melalui pemenuhan sumber daya Puskesmas baik sarana atau bangunan, prasarana dan alat.

“Penyediaan fasilitas tersebut perlu diiringi dengan strategi manajerial SDM Puskesmas,” tutupnya. (*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Ramli

Editor: Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *