oleh

Targetkan Herd Immunity, Pemprov Harapkan Vaksinasi Tercapai Maksimal

benuanta.co.id, BULUNGAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus berupaya agar pelaksanaan vaksinasi tercapai maksimal. Oleh karena itu, pemerintah melibatkan peran aktif lintas sektor, tokoh masyarakat dan tokoh agama dalam memberikan edukasi.

Sebagai dukungan media komunikasi agar masyarakat dapat menerima informasi yang benar dan akurat, Pemerintah Provinsi Kaltara memberikan edukasi dalam bentuk dialog interaktif.

Gubernur Kaltara, Drs. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum. yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kaltara, Suriansyah mengatakan paparan Covid-19 seluruh dunia mencapai 246 juta jiwa dan yang meninggal dunia sebanyak 5 juta orang. Didalamnya sudah mencakup Indonesia dan seluruh wilayah termasuk Kaltara.

Baca Juga :  Dikenal sebagai Wartawan, PWI Kaltara Sesalkan Pernyataan Edy Mulyadi Terhadap Kalimantan

“Akibatnya dampak yang ditimbulkan besar, terutama sektor kesehatan dan perekonomian serta di sektor pendidikan juga merasakannya,” ucapnya kepada benuanta.co.id melalui dialog, Kamis 4 November 2021.

Suriansyah menjelaskan, berdasarkan rilis data dari Satgas Penanganan Covid-19 Kaltara, jumlah kasus tertanggal 3 November 2021 mencapai 35.786 orang dengan angka kematian sebanyak 813 orang.

“Kita pernah mencapai puncak di Agustus 2021 lalu, Alhamdulillah sampai hari ini mulai melandai. Meskipun demikian kita harus tetap waspada dan jangan lalai atau terlena,” jelasnya.

Pihaknya pun terus mengingatkan agar seluruh elemen meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat tracking dan testing serta mengejar target vaksinasi baik dosis pertama maupun kedua.

Baca Juga :  Diapresiasi Pemerintah, Yayasan FKAB Fokus Tiga Pilar

Suriansyah lanjut menjelaskan, vaksinasi di Kaltara telah dilakukan 4 tahapan. Dimana tahapan pertama di 4 Januari 2021 kepada para tenaga kesehatan capaiannya sudah 8.854 orang dari target 8.417 orang.

“Vaksinasi tahap 1 ini masih berlangsung hingga saat ini bagi tenaga kesehatan kita,” sebutnya.

Sedangkan tahapan kedua di tanggal 4 dan 5 Maret 2021 sasarannya pelayan publik dan lanjut usia (lansia). Kemudian tahap ketiga dilaksanakan rentan Mei hingga Juli 2021 sasarannya masyarakat rentan dan pelajar.

“Tahap keempat dilaksanakan di bulan Agustus September dengan sasaran kelompok masyarakat dan pelaku perekonomian lainnya,” ujarnya.

Baca Juga :  Ketua TP PKK Rachmawati Resmikan Gedung PAUD Sulon Pelangi di Perbatasan

Suriansyah menuturkan untuk laporan pelaksanaan vaksinasi dosis 1 mencapai 58,6 persen, dosis 2 sebesar 30,9 persen, dosis 3 untuk SDM kesehatan mencapai 72,4 persen.

“Melihat angka tersebut, saya optimis target capaian vaksinasi 70 persen itu Desember 2021 dapat kita capai,” paparnya. (*)

Salah satu hal yang diperlukan dalam meningkatkan cakupan vaksinasi hingga 70% agar tercapainya herd immunity pada Desember 2021. Diharapkan keterlibatan peran aktif stakeholder, lintas sektor, tokoh masyarakat dan tokoh agama. (*)

 

 

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Matthew Gregori Nusa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *