oleh

Meriahkan HUT Kaltara ke-9, Dinkes Berikan Pelayanan Gratis bagi Masyarakat DTKP

PUJUNGAN – Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) bekerja sama dengan Kabupaten Malinau, memberikan Pelayanan Kesehatan Bergerak di Kecamatan Pujungan Kabupaten Malinau. Aksi sosial ini dilaksanakan selama tiga hari dari 26-28 Oktober 2021 lalu.

Kegiatan ini juga dilangsungkan dalam rangka memberikan pelayanan Kesehatan secara gratis untuk masyarakat yang ada di Daerah Tertinggal, Perbatasan, dan Kepulauan (DTPK), dengan rangkaian kegiatan pelayanan kesehatan, sosialisasi, dan vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat Pujungan.

Menurut Staff Pelayanan Kesehatan, Diana Rahayu selaku penanggung jawab acara, kegiatan ini dipusatkan di Desa Long Lame. Walaupun begitu, tidak mengurangi antusiasme masyarakat untuk turut hadir mendapatkan akses pelayanan Kesehatan gratis.

Baca Juga :  Selamat! Wiwit Susanto Didapuk sebagai Ketua SPJ Kaltara

Selama di Pujungan, tim Dinkes Kaltara memberikan akses pelayanan Kesehatan khusus untuk pasien dengan kasus TBC yang selama ini masih sulit mendapatkan akses penanganan yang layak.

“Jadi kami melakukan pelacakan kasus TB, dari delapan pasien kami ambil sampelnya lalu dikirimkan ke Rumah sakit Malinau melalui pesawat dan hasilnya satu orang positif mengidap TBC,” jelasnya.

Baca Juga :  Gerakan Perempuan Menanam Pohon, Libatkan Berbagai Organisasi Wanita se-Kaltara

Tidak hanya itu, pelayanan Kesehatan lainnya juga diberikan kepada masyarakat Pujungan, seperti pengecekan penyakit tidak menular, kolesterol, gula darah, dan lain sebagainya. Total terdapat 247 orang yang mendapatkan pelayanan dari Dinkes Kaltara.

Selain itu, Dinkes juga melakukan Sosialisasi terkait Vaksinasi Covid-19 bersama dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Anak Agung Gededwipa. Sosialisasi ini dilakukan dengan maksud untuk memberikan akses informasi terkait vaksin Covid-19 yang selama ini tidak didapatkan oleh masyarakat.

Baca Juga :  Dikenal sebagai Wartawan, PWI Kaltara Sesalkan Pernyataan Edy Mulyadi Terhadap Kalimantan

“Karena menurut laporan dari Puskesmas setempat, masyarakat desa Long Lame ini tidak mau divaksin, sehingga kita adakan sosialisasi untuk masyarakat umum dan anak sekolah. Setelah sosialisasi, hari selanjutnya terdapat 80 orang yang sudah mau divaksin dari kalangan usia 12 tahun keatas,” katanya.

Perlu diketahui, kegiatan pelayanan kesehatan ini sudah dilakukan sebanyak tiga kali di Kecamatan Pujungan dan selanjutkan akan dilakukan di daerah DTPK lainnya seperti wilayah Apau Kayan dan Krayan. (gg/dkispkaltara)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *