Mensos Risma Ngobrol Langsung ke Warga Bulungan Soal Bantuan Sosial Tunai

benuanta.co.id, BULUNGAN – Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia Tri Rismaharini kunjungan kerja ke Tanjung Selor untuk bertemu dengan masyarakat Bulungan. Kedatangannya untuk mengetahui permasalahan dan keluhan masyarakat yang belum teratasi soal bantuan sosial.

Salah satu perwakilan masyarakat yakni Kepala Desa Jelarai Selor Remington Hendrik pun angkat bicara dan menyampaikan permasalahan terkait bansos.

“Yang kami sampaikan itu soal bantuan, misalnya tahun lalu dapat kenapa tahun ini tidak dapat bagi warga kami. Kami minta pemahaman ibu Menteri Sosial,” ucap Remington Hendrik kepada benuanta.co.id, Kamis 28 Oktober 2021.

Baca Juga :  Deteksi Dini Kunci Pencegahan Penyebaran HIV/AIDS

Dia mengatakan, banyak pertanyaan dari warganya, jika tahun lalu mendapatkan bantuan berupa Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk mengurangi dampak Covid-19. Namun di tahun 2021 sudah ada pengurangan data penerima manfaat.

“Misalnya tahun 2020 itu ada 700 orang, kenapa di awal tahun ini berkurang 400 orang lalu di bulan Maret dan April kembali berkurang 300 orang. Itu yang menjadi pertanyaan di lingkungan kami di pemerintahan desa,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Mensos Tri Rismaharini akan mencocokkan data yang dimiliki Kementerian Sosial dengan data di daerah. Apakah warga ini tidak dapat karena tidak adanya data yang tercatat atau belum tersalurkan. Dirinya ingin semua permasalahan di masyarakat itu teratasi dengan baik.

Baca Juga :  Gas LPG 3 Kg Dikeluhkan Sulit Didapat, Pertamina Patra Niaga Pastikan Stok Aman

“Saya sudah bawa tim data dari Kemensos, kedua kita akan cek. Kalau memang belum salur saat itu juga saya minta bank menyalurkan kepada masyarakat pada hari itu juga,” ungkapnya.

Mantan Walikota Surabaya itu menanyakan apakah data itu daerah yang membuat, jika memang iya maka pihaknya tidak berhak untuk mengajukan data.

Baca Juga :  Flash News! Kejati Kaltara Geledah Kantor Gabungan Dinas, Beberapa OPD Diperiksa

“Sesuai Undang-Undang Nomor 15 jadi data itu disampaikan dari daerah. Kalau dulu dapat kemudian belum, mungkin itu bank nya yang lambat salurkan,” jelasnya.

“Tapi kalau dulu terima dan sekarang itu tidak, disini pasti ada masalah. Maka itu yang saya akan cek,” sambungnya.

Agar lebih jelas, Tri Rismaharini pun mengundang Kepala Desa Jelarai Selor Remington Hendrik untuk hadir di Tarakan pada hari Jumat 29 Oktober 2021. (*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *