benuanta.co.id, TARAKAN – Baru lagi tempat nongkrong di Kota Tarakan, Kalimantan Utara bernama Kedai Borneo yang memamerkan nuansa ciri khas budaya lokal Kalimantan.
Kedai yang berlokasi di Jl. RE Martadinata, tepatnya di belakang Toko Kalibre ini menyajikan suasana kedai yang tenang dan nyaman dengan ornamen Kalimantan yang sangat kental.
Seorang perempuan kelahiran Bunyu, Dorce Natalia yang merupakan owner Kedai Borneo menceritakan awal mula mendapatkan konsep yang jarang ditemui di bumi paguntaka tersebut.
Pada saat berkunjung ke Tarakan Dorce mengaku, banyak menemui tempat makan dengan gaya kekinian. Tanpa pikir panjang dirinya memiliki konsep rumah makan dengan oriental budaya Kalimantan.
“Mulai dari desain saya semua yang konsep, karena saya betul-betul lebih cinta budaya lokal dan makanannya pun lebih condong ke makanan Tarakan seperti seafood,” jelas nya, Sabtu (23/10/2021).
Untuk menu yang ditawarkan pada kedai Borneo ini memiliki menu breakfast yaitu Bubur Ayam Samarinda dan Soto Banjar. Dorce juga mengaku dirinya memang lihai dalam pembuatan soto dan pernah memiliki usaha tersebut.
“Biasa menu pagi yang kami tawarkan Soto Banjar dan Bubur Ayam Samarinda dari jam 8 sampai jam 11 saja. Kemudian untuk price nya sendiri kaki lima dengan rasa restoran bintang lima,” tuturnya.
Sedangkan menu andalan yang akan menjadi branding di Kedai Borneo adalah menu tumpah. Menu ini berisi berbagai macam seafood dengan berbagai varian saos lalu nantinya akan disajikan dengan cara ditumpahkan di alas meja pelanggan.
“Menu andalan nanti kami buat perpaket. Semoga brandingnya nanti dapat diterima juga di masyarakat,” sambungnya.
Selain menu makanan, Kedai Borneo juga memiliki tiga sekat tempat dengan struktur penataan yang baik. Terdapat tempat luar ruangan (out door) yang memang dikhususkan untuk kumpul kerabat dan dua ruangan tertutup yang nyaman untuk melakukan agenda rapat atau berbicara santai.
“Ada tiga ruangan, diluar cocok mau santai dan merokok, ada juga yang lebih privat di dalam ruangan. Untuk kaum Milenial juga ada tempatnya sendiri terutama bagi pecinta kopi kami datangkan langsung kopi dari Jawa Barat,” jelas Dorce.
“Ada snack dan free WiFi juga untuk nongki-nongki sambil dengar live musik. Kita spesial karena ini ornamen Dayak kita akan pakai alat musik Sampe,” tuntasnya. (*)
Reporter: Endah Agustina
Editor: Matthew/Ramli







