oleh

Deddy Sitorus Kembali Distribusikan Vaksin bagi Warga Tarakan

benuanta.co.id, TARAKAN – Dukungan vaksinasi kembali dilakukan oleh anggota DPR RI Dapil Kaltara Deddy Sitorus. Deddy menggencarkan vaksinasi kali ini bahkan meninjau langsung ke lokasi vaksinasi di SDN 024 Kota Tarakan.

Kali ini ia menjelaskan bahwa Kalimantan Utara mendapatkan sebanyak 33 ribu vaksin dosis pertama. Meskipun dirinya bukan berasal dari komisi yang membidangi kesehatan, Deddy tetap berkomitmen untuk memperjuangkan vaksinasi di Kaltara.

“Dukungannya luar biasa, walaupun bukan di komisi terkait kesehatan, perhatian kepada Kaltara sebagai daerah provinsi termuda itu tetap dan saat ini kita dapat 33 ribu, 13 ribu sudah dieksekusi dan ini yang pertama tahap ketiga kita akan perjuangkan untuk ditambah lagi,” bebernya kepada benuanta.co.id, Selasa (19/10/2021)

Baca Juga :  Sidak RSUD Tarakan, Gubernur Soroti Bagian Pelayanan

Sementara itu, untuk vaksinasi di luar Kota Tarakan sendiri dirinya memastikan telah berjalan kecuali pada Kabupaten Nunukan. Namun, dirinya telah menyediakan dropping vaksin sebanyak 10 ribu dosis yang siap didistribusikan untuk Nunukan.

“Luar Tarakan berjalan kecuali Nunukan kalau di Tana Tidung, Bulungan dan Malinau semua berjalan. Untuk Nunukan karena melakukan sendiri kita kerjasama ke KKP untuk mempercepat vaksinasi disana, 10 ribu vaksin akan kita dropping ke sana,” sambung Deddy.

Baca Juga :  Antispasi Lonjakan Kasus, Satpol PP Jaga Ketat Titik Rawan Kerumunan

Sementara itu, korlap kegiatan vaksinasi untuk masyarakat Karang Anyar, Sunarto menjelaskan bahwa vaksinasi ini melibatkan beberapa pihak. Diantaranya bidang kesehatan dan kelompok masyarakat sekitar Karang Anyar.

“Puskesmas Karang Rejo, Dinkes, PDAM, Kampung Trengginas, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, ketua RT, Karang Taruna, dan guru di SDN 024 sebagai peneyedia lokasi juga,” jelasnya

Baca Juga :  DPD Gempar Kaltara Dilantik, Wagub: Semoga Sukses Jadi Generasi Pembaharu Bangsa

Kabag Humas PDAM Kota Tarakan ini juga menambahkan bahwa vaksinasi kali ini memprioritaskan warga wilayah Karang Anyar yang notabene masih berada dalam zona merah.

“Bagi warga Karang Anyar yang memiliki KTP, bisa orang luar tapi membawa domisili, karena tujuannya supaya tidak terjadi misskomunikasi petugas vaksin dengan masyarakat umum,” tandasnya.(*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *