oleh

Bupati Laura Tekankan Penyusunan RPJMD Sesuaikan dengan Kondisi Keuangan

benuanta.co.id, NUNUKAN – Pembukaan Penyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) Kabupaten Nunukan Tahun 2021-2026 digelar di Kantor Bupati Nunukan, Senin (18/10). Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid, meminta agar tidak membuat perencanaan kegiatan yang terlalu muluk-muluk, namun harus disesuaikan dengan situasi dan kondisi keuangan yang dimiliki pemkab Nunukan.

“Dalam Musrenbang itu saya tegaskan ke seluruh OPD jangan membuat rencana kegiatan yang macam-macam (sulit direalisasikan) karena kondisi keuangan memang tidak memungkinkan,” tegasnya, Selasa (19//10/2021).

Tak kalah penting dalam penyusunan RPJMD, harus difokuskan pada pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang menjadi prioritas dan langsung bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  Gubernur Siap Luncurkan Wisata Gerbang Satria di Perbatasan Sabtu Besok

Menurut Laura, SPM ini juga menjadi konsen dari pemerintah pusat, khususnya Menteri keuangan, saat memberikan arahan kepada kepala daerah. Dengan melihat tantangan yang ada Pemerintah akan fokus terlebih dahulu pada pemenuhan SPM.

Walaupun belum semua SPM bisa terpenuhi, niat menuju ke arah sana itu telah ada, sesuai amanat menteri keuangan. “Apalagi 95 persen keuangan kita tergantung dari dana transfer, maka suka tidak suka kita harus mengikuti semua arahan itu,” pungkasnya. (*)

Baca Juga :  Tok,Tok ! DPRD Nunukan Tetapkan RPJMD Tahun 2021-2021

Reporter: Darmawan

Editor: Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *