oleh

11 JPT Pratama Kosong di Pemkab Bulungan, Bupati: Seleksi Terbuka

benuanta.co.id, BULUNGAN – Dilantiknya 13 JPT Pratama ini ternyata masih ada jabatan yang perlu pengisian. Bupati Bulungan Syarwani mengatakan, kurang dari 11 JPT Pratama yang masih harus dilakukan proses berikutnya yaitu melalui proses seleksi terbuka (Selter).

“Sudah saya sampaikan kepada Sekretaris Daerah untuk menyiapkan langkah-langkah percepatan pelaksanaan selter terhadap 11 jabatan yang kosong,” ucap Bupati Bulungan Syarwani kepada benuanta.co.id, Senin 11 Oktober 2021.

Dia menuturkan tak butuh waktu lama, proses seleksi terbuka segera dilakukan. Bupati Bulungan pun meminta bulan Oktober ini sudah berproses, untuk itu pihaknya sudah mengirimkan surat izin rekomendasi kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk pelaksanaan selter ini.

Baca Juga :  Dinkes Serahkan Ambulans untuk Permudah Layanan Masyarakat Rujukan ke RS

“KASN mensyaratkan 13 JPT ini dilantik dulu yang sudah ada, berita acaranya kita sampaikan ke KASN kemudian dari sana baru turun rekomendasi selter,” jelasnya.

Mantan Ketua DPRD Bulungan ini mengatakan, siapapun bisa ikut dan berasal dari daerah mana saja boleh ikut berpartisipasi, tentu dengan mengikut persyaratan seperti minimal setingkat pejabat eselon III.

Baca Juga :  Bupati Bulungan Minta Hasil SAKIP Dipertahankan dan Ditingkatkan

“Jadi dari dalam dan luar Bulungan bisa ikut, karena kan ini seleksi terbuka,” bebernya.

Dari 11 jabatan ini minimum yang mendaftar harus 3 orang dalam 1 jabatan, sehingga totalnya ada 33 orang. Adapun jabatan yang lowong diantaranya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Dinas Perikanan, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dan Dinas Pariwisata.

Baca Juga :  Angka Herd Immunity Terpenuhi, Dinkes Bulungan Belum Puas Sebelum Tembus 80 Persen

Lalu di Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Dinas Perindagkop dan UKM, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) dan lainnya.

“Secara otomatis jabatan kosong dijabat oleh pelaksana tugas, bisa dari internalnya bisa juga ditunjuk dari eksternal,” pungkasnya. (*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *