oleh

Ditreskrimum Lakukan Penyelidikan Terkait Laporan Penyerobotan Lahan di Wilayah KIPI

benuanta.co.id, BULUNGAN – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan seluruh jajaran pada tingkat Polda hingga Polres menindak para mafia tanah. Hal itu merupakan instruksi PresidenRI Joko Widodo.

Terlebih di Bulungan bakal dibangun proyek strategis nasional (PSN) yakni pembangunan Kawasan Industri Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning Mangkupadi.

“Kita dari pihak kepolisian tentunya akan bertindak, karena inikan proyek nasional maka kita akan kawal. Kita imbau masyarakat tidak ada mafia tanah,” ungkap Kapolda Kaltara Irjen Pol Bambang Kristiyono melalui Direktur Reskrimum Polda Kaltara Kombes Pol Jon Wesly Arianto kepada benuanta.co.id,

Baca Juga :  Di Hari Guru, Telkomsel Hadirkan Skul.id Aplikasi Penunjang Pendidikan

Dia menuturkan jika beberapa isu adanya penyerobotan lahan hingga penerbitan surat tanah palsu di kawasan tersebut, namun pihaknya masih menunggu laporan resminya. Pasalnya Reskrim akan bertindak sesuai dengan laporan yang masuk.

“Kita bertindak jika laporan masuk, tapi hingga saat ini kita tetap monitor jika ada penyerobotan atau pemalsuan di lokasi KIPI,” jelasnya.

Baca Juga :  Dua Puskesmas Terpencil di Bulungan Sabet Penghargaan dari Kemenkes

Mantan Aditor Madya TK III Irwasda Polda Jateng ini mengatakan jika sampai saat ini ada satu laporan masuk. Namun pihaknya masih dalam batas penyelidikan terhadap laporan itu.

“Kasus masuk itu berupa penyerobotan lahan. Untuk kita minta jangan pernah ada mafia tanah di Kaltara,” ucapnya.

Terlebih Kaltara adalah provinsi baru, maka tidak menutup kemungkinan permainan harga tanah akan terjadi. Untuk itu kehadiran Polda Kaltara melalui Ditreskrimum Polda Kaltara untuk menekan dan mengantisipasinya.

Baca Juga :  Tanggapi Hasil Putusan MK, Direktorat Intelkam Polda Kaltara Gelar FGD Bersama Organisasi Buruh

“Saya pantau masalah tanah di Kaltara sangat dominan,” pungkasnya. (*) 

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Nicky Saputra

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *