oleh

Polri Terapkan Tes Psikologi untuk SIM Baru dan Perpanjangan

benuanta.co.id, BULUNGAN – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kaltara menerapkan tes psikologi menjadi syarat untuk membuat Surat Izin Mengemudi (SIM) baik yang baru maupun perpanjangan, di setiap Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Polres jajaran.

“Ya di Kaltara telah berlaku, tes psikologi ini merupakan amanat undang-undang bahwa setiap pengemudi wajib memiliki psikologis dan kesehatan yang baik,” ungkap Kapolda Kaltara Irjen Pol Bambang Kristiyono melalui Direktur Lalu Lintas Polda Kaltara Kombes Pol Rachmad Iswan Nusi kepada benuanta.co.id, Jumat (15/10/2021).

Kata dia, tes psikologi ini termuat dalam Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dan sesuai Peraturan Kapolri Nomor 9 Tahun 2012 tentang Surat Izin Mengemudi.

Baca Juga :  Pemkab Bulungan Fasilitasi Desa yang Bersinggungan Kebun Plasma dengan Perusahaan

“Jadi caranya melalui pemeriksaan kepada tim yang telah ditunjuk itu di masing-masing Polres jajaran. Ketika ambil SIM baru maupun perpanjangan wajib ikut tes ini,” jelasnya.

Tidak ada pengecualian dari tingkatan SIM ini, mulai SIM C, SIM A, SIM B, SIM B2 Umum semua harus ikut tes psikologi. Tes tersebut bertujuan agar para pemilik SIM ini memiliki kesehatan jasmani dan rohani selalu dalam keadaan baik.

Baca Juga :  Angka Anak Jadi Korban Kasus Narkoba Naik 5-10 Persen

“Karena setiap pengemudi ataupun manusia ini tidak sama kondisinya setiap tahun. Sehingga perpanjangan pun diharapkan pengemudi ini dalam keadaan baik,” ucapnya.

Dosen Utama Akpol Lemdiklat Polri ini menambahkan, dalam pengambilan tes psikologi ini dalam setiap Satpas, para pemohon SIM baru dan perpanjangan akan dikenakan biaya sebesar Rp 50.000 untuk 1 permohonan SIM. (*) 

Baca Juga :  KKP Terima Hibah Tanah 3.000 Meter Persegi dari Pemkab Bulungan

Reporter: Heri Muliadi

Editor : Yogi Wibawa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *