oleh

Kawasan Industri Hijau Dibangun di Kaltara, Gubernur: Pemprov Menyambut Baik

benuanta.co.id, TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara, Drs. H. Zainal Arifin Paliwang, SH.,M.Hum menyambut baik langkah Presiden Joko Widodo mencanangkan pembangunan kawasan industri hijau (green industrial park) pertama di dunia dengan luas 20 ribu hektare pada bulan November 2021 mendatang.

Gubernur Kaltara menilai potensi Sumberdaya Alam (SDA) di Kaltara sejatinya memadai untuk dikelola menjadi energi terbarukan ramah lingkungan.

“Pemprov Kaltara menyambut baik kawasan industri hijau dari pak Presiden. Kita semua harus menuju pada penggunaan energi terbarukan,” terang Drs. H. Zainal Arifin Paliwang, SH.,M.Hum kepada benuanta.co.id, saat dijumpai di Bandara Juwata Tarakan pada Jumat, 15 Oktober 2021.

Baca Juga :  BPJAMSOSTEK Tarakan Gelar FGD dengan Pemprov Kaltara Terkait Inpres Nomor 2/2021

Berkaitan dengan kesiapan Pemerintah Provinsi Kaltara, pihaknya pun mengharapkan dukungan semua elemen masyarakat Kaltara.

“Kaltara harus bersiap, terutama untuk perusahaan agar dapat memenuhi syarat yang menjadi ketentuan,” lanjut Gubernur Kaltara.

Melansir pemberitaan antaranews.com, Presiden Jokowi mengatakan kawasan ini akan dibangun salah satunya sumber energi berasal dari Sungai Kayan.

Presiden menjelaskan pembangunan kawasan industri berbasis energi hijau yang ramah lingkungan harus disiapkan Indonesia. Hal itu karena pada 10 tahun lagi, negara-negara maju dunia seperti Amerika Serikat ataupun kelompok Uni Eropa akan enggan membeli produk yang dihasilkan dari industri dengan sumber batu bara.

Baca Juga :  Di Hari Guru, Telkomsel Hadirkan Skul.id Aplikasi Penunjang Pendidikan

“Sehingga kita harus mendahului. Ini nanti adalah yang pertama di dunia, kita memiliki 20 ribu hektare green industrial park,” kata Presiden Jokowi.

Investor, kata Presiden, sudah banyak yang mengutarakan minatnya untuk berproduksi di di Green Industrial Park Kalimantan Utara.

“Yang memesan kawasan ini sudah antre. Karena mereka tahu yang digunakan di sini adalah energi hijau,” kata Presiden Jokowi.

Baca Juga :  Kunjungan Perdana Usai Dilantik, Wagub Sambut Hangat Pangdam VI/Mulawarman

Lebih lanjut Presiden menjelaskan Sumber Daya Alam (SDA) Indonesia harus dimanfaatkan secara bijaksana. Artinya, pemanfaatan sumber daya alam harus terukur dan terkalkulasi. Kegiatan ekonomi berbasis SDA juga harus memperhatikan keberlanjutan ekosistem lingkungan hidup.(DKISPKaltara)

 

Reporter: Kristianto Triwibowo

Editor: Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *