oleh

Jelang Hari Karantina Pertanian ke 144, Karantina Tarakan Patroli Tingkatkan Pengawasan dan Penindakan

benuanta.co.id, TARAKAN – Upaya pengawasan dan penindakan terhadap lalu lintas komoditas pertanian wajib periksa karantina dilakukan secara berkelanjutan oleh Pejabat Karantina Pertanian Tarakan. Menjelang Hari Karantina Pertanian (HKP) ke 144, Karantina Pertanian Tarakan menggelar patroli di perairan Laut Kota Tarakan dengan menggandeng Subditpatroli Ditpolairud Polda Kalimantan Utara.

Patroli laut digelar Kamis (15/10), berlangsung selama dua jam, dari pukul 12.00- 14.00 WITA. Dengan menggunakan Kapal Patroli Cepat Ditpolairud Polda Kaltara, Tim gabungan melakukan pemeriksaan terhadap kapal-Kapal yang berpotensi melakukan pelanggaran Karantina. Akhmad Alfaraby, Kepala Karantina Pertanian Tarakan menjelaskan, patroli laut ini adalah bentuk implementasi perjanjian kerjasama antara Badan Karantina Pertanian (Barantan) dengan POLRI.

“Selain dalam upaya memperingati HKP ke 144, Patroli ini dalam rangka memperketat pengawasan lalu lintas komoditas pertanian yang semakin meningkat. Mengingat Provinsi Kalimantan Utara berbatasan laut dengan negara Malaysia. Patroli difokuskan untuk menindak kapal-kapal yang kemungkinan membawa hewan, tumbuhan dan produknya dari luar negeri melalui jalur tikus,” ujar Alfaraby.

Baca Juga :  UMK Ditetapkan Naik 12 Ribu, Buruh Minta Pemkot Suarakan ke Pusat

Tahun 2020 sampai Oktober 2021, Karantina Pertanian Tarakan telah menerima serahan hasil tangkapan komoditas pertanian hewan, tumbuhan dan produknya yang tidak dilengkapi dengan dokumen persyaratan karantina dari POLRI terutama Ditpolairud Polda Kantara.

“Kerawanan ini berpotensi sebagai pintu masuknya hama penyakit hewan karantina (HPHK) dan organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK) yang dapat mengancam program kedaulatan pangan negara,” pungkasnya.(*)

Baca Juga :  Menteri Luhut ke Kaltara Persiapan Groundbreaking KIPI dan Penutupan Pesta Budaya

Editor: Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *