oleh

Antisipasi Covid-19 Gelombang Ketiga, Vaksinasi Jadi Kunci Utama

benuanta.co.id, TARAKAN – Belum usai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4, Pemerintah pusat kembali menyiarkan epidemiologi gelombang ketiga pandemi Covid-19. Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan kedepankan vaksinasi jadi kunci utama mengantisipasi.

Untuk diketahui, sejak awal diberlakukannya PPKM Level 4 di Kota Tarakan, bumi Paguntaka belum pernah turun level.

Walikota Tarakan, dr. Khairul, M.Kes menjelaskan suatu daerah harus mencapai herd immunity untuk mewaspadai dan mengantisipasi gelombang ketiga ini. Selain itu masyarakat juga harus taat protokol kesehatan pada segala aktivitas.

Baca Juga :  Penikaman di THM, Pelaku Sempat Cekik Wanita

“Kita berdoa mudah-mudahan tidak terjadi. Kita selalu kejar herd immunity, itulah yang bisa kita lakukan saat ini,” bebernya, Jumat (15/10/2021).

Khairul membenarkan, epidemiologi yang beredar tersebut akan tetap terjadi hingga virus ini melemah. Gelombang pandemi diperkirakan masih akan terus berlanjut dalam kurun waktu empat tahun.

Berdasarkan data yang telah dihimpun oleh benuanta.co.id, capaian vaksinasi kota Tarakan saat ini sudah menyentuh angka 40,14% untuk dosis pertama. Sedangkan capaian vaksinasi yang dibutuhkan oleh kota Tarakan sendiri ialah sekitar 60% dengan jumlah target vaksin 64 ribu penduduk.

Baca Juga :  Hari Kedua Lost Contact, KM Subur Indah Belum Ditemukan

“Minimal 80% tetapi karena Covid ini diturunkan jadi 60% minimal. Tarakan sendiri mudah-mudah bisa dalam dua minggu kedepan sudah mencapai 70%, kita mengikuti juga stok vaksin dipusat,” kata Khairul.

Vaksinasi yang terus digalakkan pemerintah saat ini terus tersedia di berbagai layanan kesehatan. Diantaranya, seperti Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Kaltara, Rumah Sakit Bhayangkara dan Rumah Sakit Umum Kota Tarakan (RSUKT).

Baca Juga :  KPAI Apresiasi Langkah Pemerintah Atasi Siswa Saksi Yehuwa SDN 051 Tarakan

“Di berbagai rumah sakit dilaksanakan terus vaksinasi massal. Sekitar 6000 tiap harinya kita harus optimis herd immunity bisa tercapai,” tutup Khairul.(*)

Reporter: Endah Agustina
Editor: Matthew/Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *