oleh

Rumah Pendeta di Desa Naha Aya Ludes Dilahap Si Jago Merah

benuanta.co.id, BULUNGAN – Warga Desa Naha Aya Kecamatan Peso Hilir dikagetkan rumah semi permanen milik Gereja GKII Naha Aya terbakar, hingga rata dengan tanah. Kejadiannya pada Rabu 13 Oktober 2021 sekira pukul 23.30 wita.

“Informasi yang kami terima rumah seorang pendeta bernama Yotam Asang di Desa Naha Aya terbakar. Kami masih dalami penyebabnya,” ungkap Kapolres Bulungan AKBP Ronaldo Maradona T.P.P Siregar melalui Kapolsek Long Peso, IPDA Kasto kepada benuanta.co.id, Kamis 14 Oktober 2021.

Dia mengatakan rumah tersebut dihuni oleh 2 kepala keluarga (KK) diantaranya korban bernama Yotam Asang (47), Faridah merupakan istri Yotam, Selfiah anak korban, keponakan korban bernama Kendri dan Uka Alung merupakan ibu dari korban.

Baca Juga :  Cek Lokasi KIPI, Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri ATR Tiba di Tanjung Selor 

“Yang menjadi korban kebakaran itu ada 5 orang. Kerugian materil yang dialami korban sekitar Rp 552.500.000 itu termasuk barang pribadi dan barang inventaris gereja GKII Nah Aya,” sebutnya.

Ibu korban bernama Uka Alung mengalami luka, karena terjatuh saat keluar dari rumah mengalami luka memar pada bagian belakang kepala. “Satu orang jadi korban yaitu ibu dari korban mengalami memar,” bebernya.

Baca Juga :  Sebelum Diresmikan Presiden, Menteri Luhut Dijadwalkan Mengecek Lokasi KIPI Awal Desember

Kasto menuturkan kebakaran itu mulai dirasakan oleh Yotam, hanya saja wujud apinya belum terlihat pada pukul 22.30 WITA. Yotam yang berada dikamarnya bersama keluarga hanya mencium adanya bau terbakar. Saat diperiksa dan menuju ke dapur namun didapur tidak didapati apapun.

“Saat korban menuju ke kamar belajar bagian depan rumah melihat api sudah membakar jendela depan rumah, yang diduga korsleting pada kabel terminal diruang belajar,” jelasnya.

Ketika korban sudah melihat api membesar pada bagian depan, lalu membangunkan seluruh anggota keluarganya yang ada dirumah. Kebakaran itu juga disaksikan oleh tetangganya bernama Nelky, saat dilakukan upaya pemadaman api sudah membakar plafon rumah.

Baca Juga :  KSBSI Bulungan Tolak UMK 2022, Buruh Minta Kenaikan 10 Persen

“Saat tetangga korban membantu menyiram air namun api sudah sampai di plafon dan bersama warga dan memadamkan api. Jadi api baru padam sekitar pukul  01.00 wita,” papar Kasto.

Hingga saat inipun pihaknya melakukan penyelidikan, adapun jarak lokasi kebakaran dengan Mako Polsek cukup jauh. Harus ditempuh dengan jalur sungai memakan waktu satu jam perjalanan.(*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *