oleh

Menyongsong HUT Kaltara Ke-9,  Akademisi Gelar Bedah Buku Perjuangan Mendirikan Kaltara

benuanta.co.id, TARAKAN – Semarak menuju HUT Kalimantan Utara (Kaltara) ke-9, sejumlah akademisi dan beberapa tokoh pendiri Kaltara merefleksikan jejak sejarah dan konsep pembangunan Kaltara melalui bedah buku dengan judul “Konsisten Berjuang Untuk Kalimantan Utara” yang menceritakan sosok Anang Dahlan.

Akademisi Fakultas Teknik Universitas Borneo Tarakan, Ismit Mado merupakan salah satu penggagas dan dalang dari bedah buku dengan menggandeng beberapa pemuda Kaltara.

Bedah buku yang digelar di Kedai Doremi, dikemas ke dalam diskusi santai pada Rabu malam, 13 Oktober 2021. Ismit bersama mantan Wakil Gubernur Kaltara, H. Udin Hianggio dan Mahmud seorang mantan mahasiswa pada masa pembentukan Kaltara membedah sebuah buku berjudul “Konsistensi Berjuang Untuk Kaltara”.

Baca Juga :  Pelaku Pengeroyokan Berakhir Penikaman Berhasil Ditangkap

Ismit mengungkapkan, buku yang ditulis sejak 2014 itu, berbicara tentang salah satu pejuang Kaltara bernama Anang Dahlan yang berjuang dari kisah hidupnya. Dari lahir di masa pemerintahan jajahan Jepang hingga menjadi pejabat publik yang bertekad berjuang untuk pembentukan Kaltara.

“Beliau lahir pada saat kondisi perang penjajahan zaman Jepang dan sekutu namun tetap menimbulkan semangat belajar, sekolah juga, menginsipirasi bahwa pendidikan itu penting bagi kita,” bebernya kepada benuanta.co.id.

Baca Juga :  Dishub Tarakan Tunggu Hibah 5.000 PJU dari Provinsi.

Tak hanya itu, Ismit juga menerangkan bahwa Kaltara memiliki potensi sumber daya yang besar untuk dikembangkan. Sumber daya tersebut berasal dari Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sumber Daya Alam (SDA).

“Kita punya SDM yang siap bangun Kaltara, siapapun pemimpin nya beri kesempatan ke pemuda untuk bangun Kaltara, wacana kedepan Kaltara ini nilai strategis banyak, SDM, SDA dan letak geografis juga,” sambung Ismit.

Pantauan benuanta.co.id, kegiatan bedah buku 115 halaman dan diskusi itu mengundang elemen mahasiswa dan kelompok masyarakat.

Baca Juga :  Luncurkan di Tarakan, Skul.id Juga Bidik Wilayah Pelosok Kaltara

Terpisah, H Udin Hianggio sebagai salah satu pembicara pada pembedahan buku menegaskan bahwa sektor pertanian dan perkebunan lah yang dapat menyongsong pembangunan di Kaltara.

“Sektor pertanian, perkebunan yang dimajukan, kelautan juga potensial khususnya tambak. Kedepannya Pemda dan Pemprov diharapkan bisa melihat kelemahan yang ada pada suatu daerah dan memperbaikinya,” tegas Udin.

“Bagaimana pun Kaltara terbentuk, dapat kita lihat dari pembangunannya. jadi kita memang harus memajukan Kaltara untuk kedepannya,” tandasnya. (*)

Reporter: Kristianto Triwibowo
Editor: Matthew/Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *