oleh

Belasan Anak Yatim di Tarakan Akan Terima Bantuan Sosial Tahap Satu

benuanta.co.id, TARAKAN – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tarakan telah melakukan pendataan kepada puluhan anak yatim yang ditinggal orang tuanya sejak awal September lalu. Pendataan ini dimulai dari kelurahan yang ada di Kota Tarakan.

Pekerja Sosial Pendamping Anak Dinsos Tarakan, Yuanita Priskantari menerangkan bahwa terdapat 24 anak yang telah didata. Namun angka ini menyusut karena proses seleksi yang dilakukan oleh pihaknya dan juga Kementerian Sosial.

“Jadi, ada 24 itu disaring lagi oleh pusat dan yang terproses di tahap pertama ada 12 orang, karena disaring lagi dari pusatkan sesuai kriteria penerima bantuan tadi,” bebernya, Senin (12/10/2021).

Baca Juga :  Dewas RSUD Tarakan Soroti Dokter Soal Isolasi Covid-19

Untuk kriteria anak yatim yang menerima bansos ini ialah usia 0-18 tahun kurang sehari. Selain itu bukan menjadi anggota keluarga Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan TNI/Polri.

“Si anak ini usia 0 sampai 18 tahun kurang sehari dan bisa kita bantu untuk input datanya dan yang penting bukan anak dari PNS atau TNI/polri,” imbuh Yuanita.

Baca Juga :  Hadir di Hadapan Para Pendemo, Walikota Khairul : Beri Kami Waktu

Lanjut, ia menjelaskan bahwa pendataan ini akan terus berjalan dan tidak stagnan ditahap pertama. Untuk wilayah yang saat ini mendominasi banyaknya anak Yatim Piatu berada di wilayah Kelurahan Kampung Enam.

“Kalau paling banyak sementara sih di Kampung Enam, dan kami datangi juga langsung kerumahnya apakah layak dibantu apa tidak,” jelasnya.

Untuk nominal bantuan sosial yang akan diterima si anak, diungkapkan Yuanita kisaran Rp.200.000 hingga Rp. 300.000 rupiah. Namun sayangnya, untuk tahap pencairannya sendiri pihak Dinas Sosial sampai saat ini belum mengetahui pasti kapan hal tersebut akan mulai didistribusikan.

Baca Juga :  Ini Tujuan IKAT Kaltara Sambangi Polres Tarakan

“Untuk tunai tidak nya kami tidak tau, tapi rekening nya sudah disediakan entah nanti uangnya apakah kami pendamping yang diminta membelanjakan kebutuhan mereka apa gimana kami masih belum tau,” tandasnya.(*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *