oleh

Kondisi Pukat Rusak, KNTI Kaltara Pastikan Urunan Membantu Sanusi

benuanta.co.id, TARAKAN – Bantuan berupa perahu, uang tunai dan bahan pangan yang mengalir kepada seorang nelayan bernama Sanusi (61), mampu membuatnya kembali bersemangat mengisi hari-hari tuanya dengan melanjutkan profesinya sebagai nelayan.

Sebelumnya, perahu Sanusi dikabarkan alami kerusakan alias pecah lantaran terkena hantaman ombak saat angin kencang di pesisir RT 6 Kelurahan Lingkas Ujung beberapa waktu lalu.

Tampak wajah riang Sanusi ketika serah terima bantuan perahu oleh Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Kaltara dan akun sosial media @tarakanku yang berhasil mengumpulkan donasi dari masyarakat.

Pria kelahiran Sidrap Sulawesi Selatan itu, menghaturkan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang berbesar hati membantunya.

Baca Juga :  Produk UMKM Tarakan Mayoritas Telah Kantongi Sertifikasi Halal

“Saya berterima kasih dan senang karena telah dibantu untuk membelikan perahu sehingga saya bisa melaut (penangkapan ikan) lagi,” ungkap Sanusi kepada awak media pada Ahad, 10 Oktober 2021.

Dengan adanya bantuan perahu ini, dirinya bersama anak laki-lakinya akan kembali melaut secara rutin di sekitaran Pulau Keak Perairan Tarakan. Hasil tangkapan itu pun dibeberkannya berupa ikan Tenggiri, Kakap Merah, Senangin.

Ditanyakan mengenai kelanjutannya untuk beroperasi sebagai nelayan, ia menuturkan masih terkendala di alat tangkap yang dalam kondisi rusak. “Jaring (Gill Net) sudah robek-robek ada yang bisa dipakai ada yang tidak,” terang Sanusi.

Diungkapkannya, pukat atau jaring seharga Rp 700.000 per lembar, menurutnya ideal dibutuhkan sebanyak 40 lembar.

Baca Juga :  Pemkot Rencanakan Kurikulum Sejarah Tarakan untuk Siswa

KNTI Kaltara pun tak tinggal diam, pihaknya memastikan bakal menggunakan sisa donasi yang mereka kumpulkan oleh masyarakat untuk membantu pembelian alat tangkap tersebut.

“Sisa donasi akan digunakan untuk membeli alat tangkap pukat buat pak Sanusi. Seberapa yang ada semoga bermanfaat buat beliau,” ungkap Ketua KNTI Kaltara, Rustan saat penyerahan bantuan perahu siang tadi.

Rustan menyampaikan, bantuan yang KNTI kumpulkan senilai 7.050.000 rupiah dan dikatakannya donasi tersebut masih terus berjalan. Selain itu, ditambah juga bantuan yang dikumpulkan oleh sosmed @tarakanku, sehingga bersamaan mereka pun berjibaku melakukan pembelian perahu seharga 17 juta rupiah untuk Sanusi.

Baca Juga :  UMK Tarakan Naik Rp 12.482,35, Buruh: Ini Tidak Manusiawi

Lebih lanjut, mengenai bantuan perahu untuk nelayan Sanusi yang sudah 3 tahun tinggal di perahu itu, dikatakan Rustan bantuan tersebut sangat tepat untuk kelanjutan pekerjaan Sanusi.

“Perahu yang dipesan ini, mampu bertahan di atas 10 tahun. Ukuran panjang 13 meter dengan kayu bagus pilihan. Insyaallah akan memudahkan pak Sanusi bekerja,” ungkapnya.

Secara terpisah, Rustan berharap nelayan perlu menjadi perhatian serius pemerintah, pasalnya ia mencontohkan seperti Sanusi yang sudah 3 tahun tinggal di perahu.

“Pemerintah harus lebih serius lagi memberikan perlindungan sosial dan pemberdayaan nelayan agar kesejahteraan mereka dapat terjaga,” tutupnya.(*)

Reporter: Kristianto Triwibowo

Editor: Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *