oleh

DPP Demokrat Instruksikan Seluruh Kader untuk Jaga Kedaulatan dan Kehormatan Partai

JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat mengeluarkan surat yang ditandatangani Sekretaris Jenderal (Sekjen) Teuku Riefky Harsya, tertanggal 7 Oktober 2021 yang berisi instruksi dari Ketua Umum (Ketum) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), agar menjaga kedaulatan dan kehormatan Partai Demokrat.

Yang menjadi dasar keluarnya surat tersebut adalah Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor M.HH-09.AH.11.01 Tahun 2020 tanggal 18 Mei 2020, tentang Pengesahan Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Demokrat.

Kemudian berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor M.HH-15.AH.11.01 Tahun 2020 tanggal 27 Juli 2020, tentang Pengesahan Perubahan Susunan Kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat Masa Bakti 2020-2025.

Berdasarkan Undang-Undang Partai Politik Nomor 2 Tahun 2008 Jo. Undang Undang Partai Politik Nomor 2 Tahun 2011, Pasal 26 ayat (1), bahwa Anggota Partai Politik yang berhenti atau yang diberhentikan dari kepengurusan dan/atau keanggotaan partai politiknya tidak dapat membentuk kepengurusan dan/atau partai politik yang sama.

Baca Juga :  Menko PMK: PPKM Level 3 Berlaku Merata saat Natal dan Tahun Baru

Juga berdasarkan lambang Partai Demokrat (termasuk panji-panjinya) telah didaftarkan dan diakui oleh Negara sesuai dengan nomor pendaftaran IDM000201281 yang telah disahkan oleh Kemenkumham RI, Direktur Jenderal Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) sejak tanggal 24 Oktober 2007; dan diperpanjang tanggal 3 Maret 2017, hingga 24 Oktober 2027.

Pengesahan dimaksud menyatakan bahwa pemilik merek lambang Partai Demokrat tersebut adalah yang beralamat di Jl. Proklamasi No. 41 Menteng, Jakarta Pusat, 10320, di bawah kepemimpinan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono.

Serta berdasarkan surat Instruksi Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat Nomor: 01/Instruksi/DPP.PD/III/2021 tanggal 15 Maret 2021, tentang Rapatkan Barisan, Jaga Kehormatan dan Keadilan Partai “Selamatkan Demokrat, Selamatkan Demokrasi”.

Baca Juga :  MK Nyatakan UU Cipta Kerja Bertentangan Dengan UUD 1945

Sehubungan hal tersebut, kata Sekjen Demokrat Teuku Riefky Harsya, dalam surat yang beredar di kalangan kader Partai Demokrat, para kader diinstruksikan kembali untuk merapatkan barisan dalam satu kesatuan komando yang sah di bawah kepemimpinan Ketum Agus Harimurti Yudhoyono. Tidak ada konflik internal, apalagi dualisme kepemimpinan Partai Demokrat, baik di tingkat Pusat, maupun Daerah.

“Jangan gentar dan ragu karena kita berada di pihak yang benar, baik secara hukum maupun konstitusi Partai Demokrat,” kata Teuku Riefky Harsya.

Kemudian kader diinstruksikan untuk melakukan pemantauan dan pengawasan atas penggunaan atribut Partai Demokrat secara ilegal, yang terdiri dari lambang, panji-panji (bendera), hymne, dan mars, dalam berbagai bentuknya, di berbagai acara maupun tempat, secara terbuka maupun tertutup, secara langsung (tatap muka) maupun tidak langsung (virtual/online); juga di berbagai media massa dan media sosial, untuk mengantisipasi penggunaan atribut secara ilegal tersebut.

Baca Juga :  Presiden Teken Perpres Tentang Pelaksanaan Paten Obat Favipirapir

Kader juga diminta untuk respons dengan cepat dan tepat berbagai perkembangan yang terjadi, khususnya terkait acara pertemuan, konferensi pers, kehadiran di sidang pengadilan yang menggunakan atribut PD oleh mantan kader, terutama yang telah dipecat karena terlibat Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK-PD).

Jika ada menemukan kejadian seperti yang ia sebutkan dalam instruksi tersebut, yaitu penggunaan atribut Partai Demokrat secara ilegal, Teuku Riefky Harsya meminta agar kader melaporkan kepada kepolisian setempat.

“Jika ada informasi yang mencurigakan, segera laporkan kepada struktur partai secara berjenjang, atau sampaikan langsung kepada Tim Satgas DPP Partai Demokrat,” ujarnya.(*)

Editor: M. Yanudin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *