oleh

Turki Kecam Putusan Israel Soal Ibadah Yahudi di Al Aqsa

Istanbul – Turki, Kamis (7/10), mengecam keras putusan pengadilan Israel yang mendukung kaum Yahudi beribadah di kompleks Al Aqsa.

Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan langkah itu akan “semakin memotivasi kalangan fanatik” dan “menyebabkan ketegangan baru” di situs paling suci di Yerusalem.

Kementerian meminta masyarakat internasional untuk “menentang keras keputusan yang salah, ilegal dan berbahaya” itu serta “semua provokasi” terhadap Al Aqsa.

Baca Juga :  WHO: Belum Ada Bukti Varian Omicron Lebih Menular

Dalam putusan penting pada Rabu (6/10), seorang hakim Israel mengatakan bahwa ibadah “hening” oleh kaum Yahudi di kompleks Al Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki bukanlah suatu “tindakan kriminal.”

Keputusan itu, yang muncul atas banding Rabbi Aryeh Lippo lantaran dilarang mengunjungi lokasi titik nyala tersebut, juga dikecam keras oleh Palestina.

Baca Juga :  WHO: Belum Ada Bukti Varian Omicron Lebih Menular

Israel menduduki Yerusalem Timur, tempat Al Aqsa berada, selama perang Arab-Israel 1967.

Israel mencaplok seluruh kota pada 1980 dalam sebuah langkah yang tidak pernah diakui oleh dunia. (anadolu/ant)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *