oleh

Kantor KUA Tanjung Selor Dibangun Lebih Representatif, Selain Balai Nikah Ini Fungsi Lainnya

benuanta.co.id, BULUNGAN – Demi mendukung kelancaran urusan pernikahan dan manasik haji, Kantor Urusan Agama (KUA) Tanjung Selor masih menumpang dengan gedung Korpri Kabupaten Bulungan.

Tak hanya itu 2 bangunan KUA Tanjung Selor lama yang berada di dekat Kantor Kecamatan Tanjung Selor sudah menjadi kolam dan terendam air. Agar miliki kantor sendiri, Kemenag Kabupaten Bulungan mendapatkan dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) untuk pembangunan KUA.

“Alhamdulillah Bulungan pada usulan tahun 2020 dan akhirnya tahun 2021 ada pembangunan gunakan dana SBSN untuk pembangunan Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan Tanjung Selor,” ungkap Kepala Kantor Kemenag Bulungan Saimin kepada benuanta.co.id, Jumat 8 Oktober 2021.

Baca Juga :  Pemkab Bulungan Fasilitasi Desa yang Bersinggungan Kebun Plasma dengan Perusahaan

Dimulai di pertengahan tahun 2021, pembangunan KUA Tanjung Selor kini telah berjalan lokasinya berada di Jalan Cendana Kelurahan Tanjung Selor Hilir. Anggaran yang dikucurkan dari SBSN sebesar Rp 1,22 miliar.

“Jadi pembangunan kantor KUA itu seluas 10 X 20 meter persegi. Walau anggarannya kecil tapi bersyukur bisa bangun yang representatif,” ucapnya.

Baca Juga :  Si Bapak Ketahuan Setubuhi Anak Tirinya, Pasrah Dijemput Polisi

Kata dia, karena ini menggunakan dana SBSN maka dirinya meminta pembangunannya sesuai ketentuan. Pihaknya akan terus memonitor tepat waktu, tepat sasaran, efisien dan tidak ada yang keluar dari ketentuan.

“Sehingga hasil yang kita harapkan sesuai regulasi yang ada. Endingnya dana SBSN pembangunan KUA itu tidak melebihi 31 Desember 2021,” sebutnya.

Saimin mengatakan untuk pembangunan KUA ini termasuk terlambat terlaksana. Walaupun seharusnya SBSN itu sebenarnya mulai Januari sebenarnya sudah mulai direncanakan dan mulai di lelang.

Baca Juga :  Siti Laela Resmi Pimpin DPD Golkar, Siap Cetak Kader Milenial

“Tapi barangkali ada hal sebagainya dan sumber daya yang terbatas makanya baru di pertengahan tahun berjalan,” paparnya.

Dia menambahkan, pembangunan KUA ini peruntukannya sendiri sebagai tempat pelayanan pernikahan, pendaftaran pernikahan dan manasik haji.

“Selain itu fungsinya untuk melaksanakan informasi-informasi kebimasan seperti siaran Islam, tanah wakaf, pengetahuan kelembagaan agama Islam,” pungkasnya.(*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *