oleh

Siswa SMP Seluruh Nunukan Gelar Assesment Nasional Berbasis Komputer

benuanta.co.id, NUNUKAN – Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar Assesment Nasional Berbasis Komputer (ANBK) gelombang pertama, Senin, 4 Oktober 2021.

Kepala Sekolah SMP N 1 Nunukan, Rustiningsih menjelaskan, untuk ANBK di SMPN 1 Nunukan pesertanya berasal dari kelas 7 dan 8. Untuk gelombang pertama akan diikuti peserta kelas 8 yang dilaksanakan mulai Senin dan Selasa. Sedangkan gelombang kedua kelas 7 dilaksanakan pada Rabu dan Kamis.

“Setiap tingkatan pesertanya sebanyak 45 orang dan sebanyak 5 orang sebagai cadangan jadi totalnya ada 50 siswa,” kata Rustiningsih kepada benuanta.co.id.

Baca Juga :  Libur Nataru, Pemerintah Tekankan ASN Agar Tidak Mudik

Lebih lanjut dia menjelaskan, setiap gelombang dibagi tiga sesi, dalam satu sesi hanya 15 orang dengan durasi 2 jam. ANBK bertujuan untuk melakukan capaian sekolah atau mutu sekolah. “Jadi, mereka ini akan mengisi asesmen literasi dan survei karakter dan lingkungan belajar. “Bukan murid saja tapi kepala sekolah dan guru juga mengisi survei lingkungan belajar,” jelasnya.

Baca Juga :  Jaga Martabat Suami, Istri PNS Diminta Tak Pamer Gaya Hidup Mewah

Rustiningsih mengatakan ANBK bukan untuk menilai siswa dan bukan untuk mengevaluasi capaian sekolah secara akademik, tetapi mereka adalah sempel untuk menilai sekolahnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Nunukan H. Junaidi menuturkan ANBK sebagai langkah awal dan juga pertama kali dilakukan di Nunukan. Nantinya ANBK akan menggantikan Ujian Nasional (UN).

“Hari ini ANBK dilakukan serentak seluruh Indonesia, berjenjang baik di tingkat SMP dan SD seperti halnya dilakukan di tingkat SMP baik negeri maupun swasta,” jelasnya.

Baca Juga :  Dorong Pemuda di Perbatasan Gabung Pramuka, Jadi Generasi yang Bertakwa

SMP di Nunukan baik negeri maupun swasta berjumlah 46 sekolah, dengan total jumlah murid yang mengikuti ANBK sebanyak 1.529 siswa. “Kami melihat langsung di lapangan bahwa pelaksanaan berjalan dengan aman, dan sesuai protokol kesehatan,” pungkasnya.(*)

Reporter: Darmawan

Editor: Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *